Nurul Safira Maharani

Nurul Safira Maharani, yang dulu mengais‑ais ide di industri kreatif Semarang, kini menumpahkan kata‑kata sambil sesekali menekan tombol ‘rush’ di turnamen e‑sports favoritnya. Di sela‑sela menulis, ia menenggelamkan diri dalam buku sejarah, seolah ingin menelusuri masa lalu supaya tidak keblinger sama plot twist masa kini. Karirnya yang resmi dimulai pada 2017, tetap saja terasa seperti petualangan yang belum ada habisnya—dan itu yang membuat tiap karya terasa segar, meski kadang beraroma kopi basi.