Fokus Semarang | Menjaga harapan di tengah kepungan air asin selama dua tahun terakhir menjadi perjuangan tanpa henti bagi Siti Aminah. Warga Desa Tunggulsari RT 5 RW 1, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati ini tak pernah putus memanjatkan doa agar musibah yang menimpanya segera berlalu. Namun, ketika doa menjadi ranah spiritualitas, aksi nyata penanggulangan bencana di lapangan sejatinya tetap menjadi tanggung jawab pemerintah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Siti Aminah mengalami musibah banjir rob yang terus-menerus selama dua tahun terakhir. Kondisi ini membuat rumahnya yang sederhana dengan paduan cat putih dan biru menjadi tameng yang harus menahan air laut. Stiker “Keluarga Prasejahtera/Miskin, Penerima Bansos BPNT” yang menempel di dinding rumah Siti Aminah menjadi penanda beban hidup yang dipikulnya.

Intensitas banjir rob dalam dua tahun terakhir ini memang mengalami peningkatan yang drastis. Jika dahulu luapan air laut hanya datang pada musim-musim tertentu, kini rob hampir menggenangi wilayahnya setiap hari. Bahkan, tahun lalu menjadi periode terkelam di mana air merendam permukiman selama tiga bulan penuh tanpa sekali pun surut.

Siti Aminah menceritakan bahwa kondisi ini membuatnya sangat kehilangan harapan. Namun, ia tetap bertahan dan tidak memutuskan untuk mengungsi. Rantai kemiskinan mengikatnya erat-erat, sehingga ia tidak memiliki pilihan lain selain bertahan dan menerima keadaan dengan lapang dada.

Saat ini, Siti Aminah hanya bisa menitipkan asa kepada Presiden Prabowo Subianto agar mau menengok dan memikirkan nasib masyarakat kecil seperti dirinya. Keinginan Siti Aminah tidak muluk-muluk: ia hanya ingin tanggul penahan rob yang jebol semenjak tiga tahun lalu bisa segera diperbaiki secara permanen. Baginya, pertahanan yang kokoh adalah satu-satunya kunci agar rumahnya bisa kembali menjadi tempat bernaung yang aman dan nyaman.

Kesimpulan, Siti Aminah hanya ingin tanggul penahan rob yang jebol diperbaiki agar rumahnya bisa aman dan nyaman.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.