Fokus Semarang | Purworejo, Jawa Tengah – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purworejo telah menggelar pelatihan pengawasan dan penggalian potensi retribusi bagi 32 Aparatur Sipil Negara (ASN). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan dalam mendukung pengelolaan dan optimalisasi pendapatan daerah. "Pendapatan daerah sangat penting dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah," kata Bupati Purworejo Yuli Hastuti dalam sambutannya. Ia berharap pelatihan ini mampu dimanfaatkan untuk menambah wawasan, memperkuat kompetensi, dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas. "Kegiatan ini diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah serta kemajuan Kabupaten Purworejo," tegas Yuli. Nathalia Wulandari, Kepala Bidang Pengembangan SDM BKPSDM Kabupaten Purworejo, menambahkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 32 ASN dan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang pengawasan dan penggalian potensi retribusi secara efektif guna mendorong optimalisasi capaian pendapatan daerah. "Pelatihan ini diselenggarakan sebagai respons terhadap kebutuhan strategis pemerintah daerah," jelas Nathalia. Kebutuhan tersebut terutama dalam mengamankan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi, yang dicapai melalui peningkatan kualitas pengawasan dan penggalian potensi retribusi.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

