Fokus Semarang | Jumat, 5 Juni 2026, seorang guru di Dukuh Gadu, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, mengalami kejadian yang sangat mengejutkan. Saat siang hari, seorang pencuri masuk ke rumah milik guru tersebut melalui jendela yang tidak terkunci. Pelaku ini kemudian bersembunyi di bawah kasur, tetapi tidak berhasil mencuri apapun dari rumah korban karena keberhasilan suami korban dalam mengamankannya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pelaku, yang bernama NI (35), warga Desa Prawoto, telah diamankan oleh Polsek Sukolilo untuk proses hukum lebih lanjut. Ia diduga masuk ke rumah milik Nur Azizah (44) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan, S.H., M.M., membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang lebih dulu mengamankan pelaku. Setelah menerima informasi, anggota piket bersama Unit Reskrim Polsek Sukolilo langsung mendatangi lokasi dan mengamankan terduga pelaku untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan sebelum diproses lebih lanjut di Polsek Sukolilo.

Zahroni kemudian memergoki NI yang panik dan berusaha bersembunyi di bawah kasur. Teriakan Zahroni mengundang perhatian warga sekitar. Massa yang datang langsung mengamankan pelaku sebelum diserahkan ke polisi. Dipastikan tidak ada barang milik korban yang hilang.

AKP Sahlan menegaskan, kasus ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Sukolilo. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi di lokasi, hingga meminta keterangan terduga pelaku. Dari hasil pemeriksaan awal, belum ditemukan adanya barang bukti hasil curian karena pelaku keburu tertangkap. Polisi masih mendalami motif NI serta kemungkinan keterlibatan di kasus lain. Pemeriksaan kesehatan terhadap pelaku juga dilakukan sesuai prosedur sebelum penyidikan berlanjut.

Kasus ini menambah daftar tindak kriminalitas di wilayah hukum Polresta Pati. Polisi berharap peran aktif warga dapat menekan angka kejahatan, terutama pencurian dengan modus memanfaatkan kelengahan korban.

AKP Sahlan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat rumah dalam keadaan kosong atau malam hari. Pintu dan jendela wajib dipastikan terkunci. Ia juga meminta warga tidak main hakim sendiri dan segera melapor jika melihat tindak kriminal atau gerak-gerik mencurigakan. Laporan bisa disampaikan ke polsek terdekat atau lewat Call Center Polri 110 agar cepat ditindaklanjuti.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.