Fokus Semarang | Jatengpos.co.id – Setelah 13 bulan dikomando pelaksana tugas (Plt), PUDAM Tirta Lawu Karanganyar resmi memiliki nahkoda baru. Bupati Rober Christanto melantik jajaran direksi definitif di kantor PUDAM, Senin (8/6).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Agung Wibisono ditunjuk sebagai Direktur Utama, Parjono sebagai Direktur Umum. Dua nama duduk di Dewan Pengawas: Agus Suwito dan Fermy Ferdianto.

Bupati Rober menyebut proses seleksi panjang. Mulai panitia seleksi sampai restu Kementerian Dalam Negeri. “Semua proses sudah dijalankan sesuai ketentuan,” katanya usai pelantikan.

Rober berharap kepengurusan baru membawa semangat baru. Targetnya jelas: pelayanan ke masyarakat makin baik. Tapi ada pesan tegas, jangan dulu utak-atik tarif air.

“Utamakan peningkatan kualitas pelayanan tanpa menaikkan tarif,” pesannya.

Dirut baru Agung Wibisono siap tancap gas. Lulusan internal sejak 2007 itu di tahap awal ini ingin fokus membereskan pelayanan dan kerjaan prioritas perusahaan.

Soal pengembangan pelanggan baru? Agung menegaskan hal itu ditahan dulu. Debit air harus dihitung matang. “Jangan sampai pipa nambah tapi airnya seret,” tegasnya.

Mantan Plt Dirut Soeparno pamit dengan rapor hijau. Selama Juli 2025 – Juni 2026, ia kebut peremajaan pipa transmisi dan distribusi yang sudah tua sejak 1984. Hasilnya, 80% jaringan di Colomadu, Jatipuro, Tasikmadu, Jaten, sampai Cangakan sudah diganti. Warga mulai merasakan air lebih lancar.

Soeparno yang kini kembali jadi Direktur Teknik titip pesan: program yang belum kelar harus dilanjutkan. Biar target air bersih untuk Karanganyar benar-benar tercapai.

Kepengurusan baru di PUDAM Tirta Lawu diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat. Dengan kebijakan yang tepat, diharapkan PUDAM Tirta Lawu dapat menjadi salah satu perusahaan air terbaik di Karanganyar.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.