Fokus Semarang | Penunjukan Said Iqbal sebagai penasehat khusus Presiden di bidang ketenagakerjaan telah menciptakan perdebatan di kalangan serikat pekerja. Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Barat, Roy Jinto, menyatakan bahwa secara prinsip, ia mendukung keterlibatan Said Iqbal dalam lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kehadiran tokoh buruh di dalam pemerintahan harus diawasi agar suara buruh tidak tercanggah dan dilupakan dalam proses pengambilan keputusan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Jadi, apakah suara buruh akan tetap tercanggah di dalam istana? Hanya waktu yang akan menjawabnya. Namun, salah satu hal yang jelas adalah bahwa keterlibatan Said Iqbal dalam pemerintahan telah menciptakan kesadaran yang lebih besar tentang pentingnya suara buruh dalam proses pengambilan keputusan.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.