Fokus Semarang | Demak, Joglo Jateng – Mahasiswa KKN Posko 7 UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon sirsak di sepanjang tanggul sungai Desa Pecuk, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya penghijauan di wilayah desa.
Program penanaman tersebut bertujuan untuk membantu menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat struktur tanah di sepanjang tanggul sungai guna mengurangi risiko erosi. Selain memberikan manfaat ekologis, pohon sirsak yang ditanam juga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat pada masa mendatang.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN Posko 7 berhasil memperoleh sebanyak 200 bibit pohon sirsak. Sebanyak 50 bibit ditanam langsung di area tanggul sungai Desa Pecuk, sedangkan 150 bibit lainnya dibagikan kepada warga sebagai bentuk ajakan untuk turut serta menjaga dan melestarikan lingkungan.
Proses penanaman dilakukan secara gotong royong oleh seluruh anggota KKN Posko 7. Dengan penuh semangat, para mahasiswa menanam bibit di sejumlah titik yang telah ditentukan agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekitar.
Salah satu anggota KKN Posko 7, Umam, menyampaikan pesan mengenai makna di balik kegiatan tersebut. ‘Langkah ini, langkah kecil yang di mana anak cucu kita yang merasakan,’ ujarnya.
Artikel ini menunjukkan bahwa mahasiswa KKN UIN Walisongo sangat peduli dengan pelestarian lingkungan dan berusaha meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan cara menanam pohon sirsak di sepanjang tanggul sungai Desa Pecuk.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


