Fokus Semarang | Audiensi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati dengan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Korupsi (Germap) telah diselenggarakan pada tanggal 9 Juni 2026. Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang menyampaikan kekhawatiran mereka terkait kondisi jalan rusak di wilayah mereka. Mereka menuntut kepastian pelaksanaan proyek perbaikan jalan yang telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp X, X triliun. Mereka juga mengungkapkan bahwa target penyelesaian proyek pada bulan Agustus tahun ini tidak dapat dijangkau.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Germap, proyek perbaikan jalan ini telah berjalan selama lebih dari enam bulan dan belum juga menunjukkan kemajuan signifikan. Mereka juga mengklaim bahwa beberapa kontraktor telah melakukan penyelewengan dan tidak melakukan pekerjaan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati. Mereka menuntut DPUTR untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor yang tidak melakukan pekerjaan sesuai dengan kontrak.
Audiensi ini merupakan langkah penting dalam menyelesaikan masalah jalan rusak di wilayah Pati. Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi jalan di wilayah ini telah memburuk dan telah menjadi sumber kekhawatiran bagi masyarakat. Dengan adanya audiensi ini, diharapkan bahwa DPUTR dapat menemukan solusi yang efektif untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati jalan yang aman dan nyaman.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


