Fokus Semarang | Program Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman) telah dipilih lima daerah di Jawa Tengah sebagai pilot project. Daerah-daerah tersebut adalah Purworejo, Sukoharjo, Pati, Surakarta, dan Kota Semarang. Kepala Badan Pengawasan Obat dan Minuman (BPOM) Pusat, Taruna Ikrar, mengatakan bahwa Jawa Tengah dipilih karena banyaknya tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan menjadi aneka jamu. Bahkan, konsumsi jamu di provinsi ini sudah membudaya. Namun, masih terdapat risiko peredaran obat bahan alam ilegal dalam kandungan jamu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Di wilayah Semarang, BPOM menemukan 147 item obat bahan alam yang diduga mengandung bahan kimia obat dan atau tanpa izin edar sebanyak 13.263 pieces. Terhadap temuan tersebut, BPOM telah melakukan pengamanan produk untuk mencegah peredaran lebih lanjut.

Inspeksi rutin di Jawa Tengah selama 2025 hingga 2026 juga menemukan 10.267 jenis produk obat bahan alam yang mengandung bahan kimia obat. BPOM akan melakukan penindakan secara tegas untuk mencegah peredaran obat bahan alam ilegal.

Program Idaman ini bertujuan untuk mempertahankan citra dan kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap jamu. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keamanan jamu di Indonesia.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.