Fokus Semarang | Pada bulan Juni 2026, industri game dunia kembali diramaikan oleh kabar akuisisi besar. Atari, sebuah perusahaan game klasik, telah resmi membeli pengembang game populer, Hipster Whale, dengan nilai mencapai USD 40 juta atau sekitar Rp726 miliar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dengan membeli Hipster Whale, Atari berharap dapat meningkatkan kapabilitasnya di pasar game mobile. Studio asal Australia tersebut diharapkan dapat membantu Atari dalam menerbitkan game di Android dan iOS.

Transaksi ini mencakup pembayaran awal sebesar USD 29,3 juta atau sekitar Rp532 miliar. Nilai tersebut terdiri dari USD 26 juta dalam bentuk tunai dan USD 3,3 juta berupa saham biasa. Terdapat pula klausul pembayaran tambahan hingga USD 10 juta atau Rp181,6 miliar. Dana ini akan dicicil secara tunai selama tiga bulan ke depan berdasarkan kinerja Hipster Whale.

CEO Atari, Wade Rosen, menyatakan bahwa kedua perusahaan memiliki kesamaan dalam visi game retro klasik. Atari akan fokus pada game premium, sementara Hipster Whale mengandalkan keahliannya di pasar mobile. Matt Hall, pendiri Hipster Whale, menyambut baik integrasi ini. Ia berharap pendekatan unik studionya dapat berpadu dengan kekayaan intelektual dan lisensi besar milik Atari.

Crossy Road, game arcade 8-bit yang menantang pemain untuk menyeberangi jalan sejauh mungkin, merupakan salah satu game populer yang dikembangkan oleh Hipster Whale. Sejak dirilis pada tahun 2014, game ini telah diunduh oleh lebih dari 100 juta pengguna global.

Akuisisi ini menandai babak baru bagi Atari dalam memperluas jangkauan lintas media dan lisensi klasik mereka. Penggabungan kekuatan dengan Hipster Whale diharapkan menjadi kunci pertumbuhan bisnis mobile perusahaan di masa depan.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.