Fokus Semarang | Pencairan bantuan sosial (bansos) Desil 6 sampai 10 masih menjadi perhatian masyarakat. Menurut informasi terbaru, pemerintah akan melanjutkan penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahap II pada Juni 2026. Namun, perlu diingat bahwa pencairan bantuan sosial ini masih tergantung pada pembaruan data penerima melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf, perubahan jumlah penerima bansos terjadi setelah dilakukan pemutakhiran DTSEN oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pembaruan data tersebut bertujuan agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Hasil evaluasi menunjukkan masih ada bantuan sosial yang belum sepenuhnya tepat sasaran. Bahkan, sekitar 45 persen penerima Program Keluarga Harapan (PKH) diduga sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.
Dalam rangka memastikan hak-hak masyarakat, pemerintah bersama BPS, pemerintah daerah, serta pendamping sosial melakukan pembaruan data mulai dari tingkat RT, RW, hingga musyawarah desa dan kelurahan sebelum dimasukkan ke dalam DTSEN.
DTSEN hasil pemutakhiran April 2026 kini menjadi dasar penyaluran bansos PKH dan BPNT triwulan II atau periode April–Juni 2026. Kemensos menargetkan bansos tahap II untuk periode April, Mei, dan Juni 2026 dapat disalurkan tepat waktu.
Untuk mengetahui informasi terkini tentang pencairan bansos, masyarakat dapat mengakses website resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id atau menggunakan aplikasi Cek Bansos. Pengecekan desil secara mandiri merupakan langkah awal bagi masyarakat untuk memastikan hak mereka dalam sistem perlindungan sosial yang terus dikembangkan pemerintah.
Sebagaimana dikutip dari World Bank, digitalisasi perlindungan sosial telah menjadi tren yang berkembang pesat dan mengubah cara penyaluran bantuan kesejahteraan di berbagai negara. Pemanfaatan platform digital memungkinkan masyarakat memantau status bantuan secara mandiri tanpa harus mengunjungi kantor pemerintahan secara fisik.
Langkah pertama yang bisa ditempuh untuk mengetahui cara cek desil bansos adalah melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Cara ini merupakan yang paling praktis karena tidak memerlukan instalasi aplikasi tambahan dan bisa diakses langsung lewat browser HP kapan saja selama tersedia koneksi internet.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


