Fokus Semarang | Liputan4.com, LAMPUNG SELATAN – Upaya pencarian Kenzi Gunawan Bin Syabihis Gunawan (6 Tahun), balita warga Dusun 03 Muara Batang, Desa Palas Aji, Kecamatan Palas yang hilang terseret arus sungai Way Pisang sejak Sabtu sore (07/06/2026), kini mendapatkan bantuan dari Tim Bazarnas Lampung Selatan. Tim Penyelam dari BASARNAS (Badan SAR Nasional) resmi diterjunkan ke lokasi untuk membantu mempercepat proses evakuasi.
Camat Palas Rosliana turun langsung bersama Bazarnas, PBPD dan masyarakat untuk mendampingi proses Pencarian. Duka mendalam masih menyelimuti seluruh warga Palas Aji, pasca peristiwa nahas yang menimpa bocah yang masih duduk di Bangku sekolah TK.
" Ini kita bersama Tim Bazarnas, BPBD dan masyarakat trus berusaha mencari korban, ini tim penyelam juga di turunkan untuk proses pencarian," Ucap Camat. Peristiwa bermula sekitar pukul 13.30 WIB, saat Kenzi berangkat bersama 5 orang temannya berjalan kaki menuju lokasi Way Pisang untuk mandi dan bermain air. Namun, tak lama setelah mereka tiba sekitar pukul 14.00 WIB, cuaca berubah drastis.
Hujan deras mengguyur wilayah hulu, menyebabkan debit air sungai melonjak naik secara tiba-tiba dan arus menjadi sangat ganas. Di detik yang fatal, Kenzi terpeleset dan hanyut. Usaha temannya, Iyan (9 Tahun), untuk menariknya ke tepi gagal dikalahkan oleh derasnya arus. Kenzi pun menghilang ke dalam air keruh, sempat terlihat melambaikan tangan meminta tolong sebelum lenyap terbawa arus.
Sejak kejadian kemarin sore hingga larut malam, dan dilanjutkan pagi ini, upaya penyisiran terus dilakukan tanpa henti. Menyadari kondisi medan sungai yang cukup sulit," Tambah dia. Respon cepat datang, dan pagi ini Tim Teknis dan Penyelamat Profesional dari BASARNAS telah tiba dan segera bergabung dengan tim gabungan yang sudah ada.
Tim BASARNAS membawa peralatan khusus untuk memetakan kedalaman sungai dan mencari titik-titik potensial di mana jenazah korban mungkin tersangkut atau terperangkap. Keluarga besar korban, terutama orang tua Kenzi, masih setia menunggu di pinggir sungai dengan kondisi yang sangat terpukul dan histeris. Harapan tipis masih mereka genggam, meski waktu yang semakin lama membuat suasana semakin sedih.
Warga sekitar terus mendoakan agar Tim Penyelamat segera menemukan keberadaan Kenzi agar dapat dimakamkan dengan layak. Hingga saat ini, akses jalan menuju lokasi kejadian masih dipadati kendaraan warga yang ingin ikut membantu meringankan beban duka saudara mereka.
Selain itu, warga sekitar juga berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan yang lebih banyak untuk memperlancar proses penyelamatan. Dengan demikian, warga dapat merasakan kebaikan dari pemerintah dan memperoleh keamanan yang lebih tinggi.
Sejauh ini, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan tekad yang kuat dan harapan yang masih tinggi. Warga sekitar berharap agar Tim Penyelamat dapat menemukan keberadaan Kenzi dan menyelamatkannya dari sungai yang ganas.
Terima kasih atas kunjungan Anda dan membaca berita ini. Semoga berita ini dapat memberikan informasi yang akurat dan membantu meringankan beban duka warga sekitar.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


