Fokus Semarang | Pekanbaru – Kolaborasi kemanusiaan antara Polda Riau, Rumah Sakit Awal Bros, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Riau-Kepri, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation telah berhasil membantu 310 warga dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau untuk ikut operasi katarak gratis.
Operasi katarak gratis ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Rumah Sakit Awal Bros Panam, Pekanbaru. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi mereka yang mengalami keterbatasan penglihatan.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata solidaritas kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, hidup yang bermakna adalah hidup yang mampu memberikan manfaat bagi sesama manusia.
Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal operasi medis, tetapi bagaimana menghadirkan kembali harapan bagi saudara-saudara kita. Dalam sambutannya, Kapolda juga membagikan pengalaman pribadinya saat mendampingi sang ayah yang mengalami gangguan penglihatan ketika menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Pengalaman tersebut, menurut Herry, membuat dirinya memahami betapa berharganya kemampuan melihat dan betapa besar arti sebuah penglihatan bagi kualitas hidup seseorang. Ia juga menjelaskan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat.
Ketua Pembina Sekar Ayu Jiwanta Foundation, Emi Wiranto, mengatakan bahwa kegiatan operasi katarak gratis tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang mengalami keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.
CEO Rumah Sakit Awal Bros, Arfan Awaloeddin, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas akses pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengapresiasi gagasan Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau.
Seluruh peserta operasi mendapatkan pelayanan menggunakan teknologi phacoemulsification modern yang menjadi standar layanan operasi katarak di Rumah Sakit Awal Bros. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, jajaran Perdami Riau-Kepri, pimpinan Rumah Sakit Awal Bros Group, para dokter spesialis mata, pejabat utama Polda Riau, relawan sosial, serta ratusan peserta operasi katarak gratis.
Kesimpulan: Kolaborasi kemanusiaan antara Polda Riau, Rumah Sakit Awal Bros, Perdami, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation telah berhasil membantu 310 warga Riau untuk ikut operasi katarak gratis. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata solidaritas kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


