Fokus Semarang | Tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (8/6/2026) masih berlangsung. Pasar modal domestik menghadapi tekanan jual yang cukup masif dari para pelaku pasar. IHSG telah mencatatkan koreksi sebesar 4,20% ke level 5.594, serta terkontraksi sebesar 8,69% dalam sepekan terakhir dengan peningkatan volume distribusi yang signifikan.
Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar: Menurut analis MNC Sekuritas, kondisi IHSG saat ini berada pada fase wave (v) dari wave [v] dari wave 5. Kondisi ini mengindikasikan bahwa indeks masih rentan melanjutkan tren downtrend. MNC Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi menguji rentang support di level 5.395 hingga 5.412. Pergerakan ini juga berfungsi untuk menutup area gap yang terbentuk serta menguji garis MA200 secara bulanan.
Perbandingan performa IHSG dengan bursa global pada periode 2–5 Juni 2026 menunjukkan bahwa IHSG mengalami penurunan sebesar 8,69%, sementara Tel Aviv 35 (Israel) mengalami penurunan 4,26%, KOSPI (Korea Selatan) 3,72%, SSE Composite (RRC) 1,00%, Hang Seng (Hong Kong) 0,88%, S&P BSE SENSEX (India) 0,73%, dan Dow Jones (AS) 1,04%.
Rekomendasi Saham Pilihan: Di tengah kondisi pasar yang masih rawan koreksi, MNC Sekuritas memberikan panduan teknikal untuk beberapa saham emiten. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) disarankan Buy on Weakness karena posisi saham sedang berada di awal wave 4 dari wave (C). PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) juga mengalami tekanan jual dan dapat diamati momentum Buy on Weakness pada fase awal wave 4 dari wave (C). PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menunjukkan penguatan dengan volume pembelian, sehingga cocok untuk strategi Buy on Weakness. PT Daaz Bara Lestari Tbk. (DAAZ) investor disarankan untuk Sell on Strength atau taking profit karena saham ini rawan terkoreksi ke rentang 860–1.135.
Risiko dan Kesimpulan: Investasi saham di tengah tren pelemahan indeks menuntut kehati-hatian ekstra dari investor. Level support IHSG untuk perdagangan besok berada di angka 5.517 dan 5.381, sementara resistance di kisaran 5.941 hingga 6.588. Analisis ini hanyalah referensi teknikal dan bukan ajakan untuk melakukan transaksi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing pembaca.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


