Fokus Semarang| Polresta Pati kembali menampilkan inovasi kreatif dengan menyelenggarakan Lomba Konten AI 2026 yang menargetkan pelajar SMA, SMK, dan MA se‑Kabupaten Pati. Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mengedukasi generasi muda dalam memanfaatkan kecerdasan buatan secara positif sekaligus menumbuhkan kesadaran akan peran mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di era digital.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kombes Pol Jaka Wahyudi, Kapolresta Pati, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan platform pembinaan karakter. “Kami ingin pelajar tidak hanya menjadi penikmat teknologi, tetapi juga kreator yang mampu menyampaikan pesan‑pesan kamtibmas secara kreatif dan bertanggung jawab,” ujarnya dalam konferensi pers.

Dengan tema “Generasi Cerdas Berbasis AI, Jaga Kamtibmas di Era Digital”, lomba ini merespons percepatan perkembangan teknologi yang menuntut pemahaman etis. “AI harus dimanfaatkan untuk hal‑hal positif. Melalui lomba ini, kami dorong pelajar agar bijak dan produktif dalam menggunakan teknologi,” tambah Kombes Pol Jaka.

Berbagai subtema diangkat untuk menyesuaikan dengan realitas kehidupan pelajar, antara lain:

  • Tertib berlalu lintas
  • Penolakan balap liar dan knalpot brong
  • Kampanye anti‑pinjol ilegal
  • Pencegahan judi, tawuran, bullying, dan narkoba

Semua isu tersebut dianggap penting karena sering muncul di lingkungan masyarakat Pati. Kombes Pol Jaka menekankan bahwa suara generasi muda diperlukan untuk menyampaikan pesan‑pesan tersebut dengan cara yang kekinian.

Keaslian karya menjadi prioritas utama. Panitia menegaskan tidak ada toleransi terhadap plagiarisme atau konten yang mengandung unsur kekerasan, pornografi, atau hal negatif lainnya. “Ini bagian dari edukasi etika digital,” tegasnya.

Lomba dibagi menjadi dua kategori utama: video dan flyer (infografis). Peserta video diwajibkan menghasilkan karya berdurasi maksimal dua menit dengan format HD dan orientasi landscape. Sementara flyer harus berformat portrait, menampilkan visual yang menarik dan informatif.

Pendaftaran dibuka dari 1 hingga 15 Mei 2026, dengan pengumpulan karya melalui platform yang disediakan Polresta Pati. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 18 Mei 2026 melalui media sosial resmi kepolisian, dan penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada 20 Mei 2026.

Hadiah yang ditawarkan meliputi uang pembinaan, piala, serta piagam penghargaan yang ditandatangani Kapolresta Pati. Kombes Pol Jaka menyatakan, “Ini adalah bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi pelajar untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi masyarakat.”

Untuk mempermudah proses peserta, panitia menyediakan contact person yang dapat dihubungi: Aiptu Hadi (0852‑9031‑8185) dan Briptu Bagas (0813‑8682‑8944). Kedua kontak ini siap membantu menjawab pertanyaan teknis maupun administratif.

Selain menumbuhkan kreativitas, lomba ini diharapkan dapat menyiapkan generasi yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Kombes Pol Jaka menutup keterangannya dengan harapan bahwa pelajar Pati akan menjadi pelopor dalam menjaga kamtibmas sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan AI untuk tujuan positif.

Secara keseluruhan, Lomba Konten AI 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga wadah edukatif yang menggabungkan nilai teknologi, etika digital, dan kepedulian sosial. Jika antusiasme pelajar tetap tinggi, inisiatif ini dapat menjadi model berkelanjutan bagi instansi keamanan lainnya dalam mengoptimalkan potensi generasi muda sebagai garda depan keamanan digital.