Fokus Semarang | Sebanyak 195 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh telah menyelesaikan rangkaian Pelatihan Dasar (LATSAR) Tahun Anggaran 2026. Penutupan kegiatan ini menjadi titik awal perjalanan ratusan aparatur baru menuju birokrasi profesional yang mampu menjawab tantangan pelayanan publik modern, transformasi digital pemerintahan, dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, hadir secara langsung sekaligus menutup kegiatan tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa proses pembentukan ASN tidak berhenti setelah pelatihan selesai, melainkan baru memasuki tahap implementasi di lapangan.
Total peserta LATSAR CPNS 2026 mencapai 195 orang. Rinciannya terdiri dari 122 CPNS tenaga teknis dan 73 CPNS tenaga kesehatan. Komposisi tersebut menunjukkan kebutuhan pemerintah daerah terhadap sumber daya manusia yang mampu memperkuat sektor pelayanan publik, administrasi pemerintahan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.
Selama mengikuti pelatihan, peserta menjalani serangkaian proses pembelajaran yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, penguatan kompetensi, peningkatan disiplin, serta internalisasi nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara. Program LATSAR sendiri menjadi tahapan penting dalam sistem manajemen ASN karena membentuk pola pikir, etika kerja, dan budaya pelayanan yang akan diterapkan sepanjang karier birokrasi.
Azhar Hamzah juga menyoroti perubahan cepat dalam sistem pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang menuntut aparatur lebih inovatif. Pemerintah daerah membutuhkan ASN yang mampu menghadirkan solusi, bekerja kolaboratif, serta memanfaatkan teknologi untuk mempercepat pelayanan.
Selain profesionalisme, aspek integritas menjadi perhatian utama dalam sambutan penutupan LATSAR tersebut. Azhar Hamzah mengingatkan seluruh peserta agar menjaga etika, disiplin, dan akuntabilitas sejak awal karier.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


