Fokus Semarang | Purworejo, Jawa Tengah – Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026 digelar di Kabupaten Purworejo dengan tema ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’. Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan yang berkelanjutan memerlukan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peringatan HLH kali ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menghadapi perubahan iklim. Yuli mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya merayakan peringatan, tetapi juga melakukan aksi yang terukur, terdokumentasi, dan berkelanjutan demi generasi mendatang.

Bupati Purworejo juga mengajak semua elemen untuk bergerak demi bumi yang lebih sehat dan layak huni bagi generasi mendatang. Ia menambahkan bahwa adanya desa atau kelurahan yang berpartisipasi dalam evaluasi Program Kampung Iklim (Proklim) Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026 merupakan bentuk nyata dari kesadaran masyarakat.

Momentum Hari Lingkungan Hidup diharapkan sebagai titik tolak untuk berperilaku lebih ramah lingkungan. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, mengatakan bahwa peringatan ini diharapkan semakin menguatkan pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia ASRI.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan penghargaan Proklim Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026. Penghargaan diberikan kepada Desa Gunungwangi, Kecamatan Kaligesing sebagai Juara I; Desa Tangkisan, Kecamatan Bayan sebagai Juara II; dan Desa Kentengrejo, Kecamatan Purwodadi sebagai Juara III.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.