Fokus Semarang | Edukasi konservasi satwa kini dikemas dengan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Puluhan satwa dari Gembira Loka Zoo akan dihadirkan langsung di ruang publik melalui kegiatan Pesona Gembira Loka yang digelar di The Park Mall Semarang pada 12–21 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi strategi untuk mengubah pola pembelajaran konservasi yang selama ini identik dengan kunjungan ke kebun binatang.
"Pesona Gembira Loka kami hadirkan agar masyarakat dapat merasakan pengalaman edukasi satwa lebih dekat, interaktif, dan menyenangkan. Kami ingin menunjukkan bahwa kebun binatang bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga ruang belajar mengenai konservasi dan kesejahteraan satwa," ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Ia menambahkan, terdapat 50 satwa yang dihadirkan berasal dari berbagai jenis dengan karakteristik berbeda. Pengunjung nantinya bisa melihat langsung beragam satwa, mulai dari burung, reptil, hingga mamalia.
Ada 50 jenis satwa, tapi setiap jenis nanti beda-beda bawanya," ungkapnya.
Selain menampilkan satwa, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan edukatif. Pengunjung dapat mengikuti sesi presentasi, diskusi bersama perawat satwa (keeper talk), hingga workshop yang membahas perilaku dan kebutuhan lingkungan satwa.
Beragam aktivitas tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Edukasi juga dikemas dalam bentuk permainan agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
Leonardus menegaskan, perluasan edukasi konservasi menjadi langkah penting di tengah meningkatnya ancaman terhadap satwa. Menurutnya, peningkatan kesadaran publik menjadi salah satu kunci utama dalam mendukung upaya pelestarian satwa secara berkelanjutan.
Dengan kegiatan Pesona Gembira Loka, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya konservasi satwa dan ikut berpartisipasi dalam pelestarian satwa secara berkelanjutan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


