Fokus Semarang | Jakarta: Piala Dunia 2026 semakin dekat dan sejumlah negara mulai disebut sebagai kandidat kuat untuk mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia. Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu diprediksi menghadirkan persaingan ketat antara tim-tim elite yang memiliki skuad bertabur bintang.
Beberapa negara datang dengan kombinasi sempurna antara pemain muda berbakat, pelatih berpengalaman, dan performa konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Berikut lima negara yang dianggap paling berpeluang menjadi juara Piala Dunia 2026:
1. Brasil Masih Jadi Favorit Utama
Brasil kembali masuk dalam daftar unggulan teratas untuk menjuarai Piala Dunia 2026. Tim Samba memiliki kedalaman skuad yang luar biasa di hampir semua lini.
Nama-nama seperti Vinicius Junior, Rodrygo, Endrick, hingga Bruno Guimaraes menjadi tulang punggung generasi baru Brasil. Kehadiran Carlo Ancelotti di kursi pelatih juga diyakini dapat meningkatkan peluang Selecao untuk mengakhiri penantian gelar dunia yang sudah berlangsung sejak 2002.
Dengan koleksi lima trofi Piala Dunia, Brasil tetap menjadi negara tersukses dalam sejarah turnamen dan selalu menjadi ancaman serius di setiap edisi.
2. Spanyol Datang dengan Generasi Emas Baru
Spanyol menjadi salah satu tim yang paling banyak mendapat sorotan menjelang Piala Dunia 2026. La Furia Roja memiliki perpaduan ideal antara pemain muda dan senior.
Lamine Yamal, Pedri, Gavi, Nico Williams, hingga Pau Cubarsi menjadi wajah generasi baru yang menjanjikan. Setelah menjuarai Euro 2024 dan tampil konsisten dalam berbagai turnamen besar, Spanyol dinilai memiliki peluang besar untuk meraih gelar dunia kedua setelah sukses pada 2010.
Permainan berbasis penguasaan bola yang dipadukan dengan kecepatan pemain sayap membuat Spanyol menjadi lawan yang sulit dihentikan.
3. Prancis Tetap Menakutkan
Prancis hampir selalu masuk daftar favorit dalam dua edisi Piala Dunia terakhir. Les Bleus menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada 2022.
Meski sejumlah pemain senior mulai memasuki fase akhir karier, Prancis tetap memiliki stok talenta melimpah. Kylian Mbappe masih menjadi andalan utama, didukung pemain-pemain muda berkualitas seperti Warren Zaire-Emery dan Desire Doue.
Kedalaman skuad serta pengalaman bermain di laga besar membuat Prancis tetap menjadi kandidat kuat juara.
4. Argentina Berambisi Pertahankan Gelar
Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan setelah sukses mengangkat trofi di Qatar 2022.
Meski era Lionel Messi mendekati akhir, Albiceleste tetap memiliki fondasi tim yang kuat. Julian Alvarez, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan sejumlah pemain muda lainnya siap melanjutkan tradisi prestasi Argentina.
Kepercayaan diri tinggi serta budaya juara yang terbentuk dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal besar bagi tim asuhan Lionel Scaloni.
5. Inggris Berburu Gelar yang Sudah Lama Dinanti
Inggris kembali memikul harapan besar untuk mengakhiri puasa gelar Piala Dunia sejak 1966.
The Three Lions memiliki salah satu skuad termahal dan paling bertalenta di dunia. Jude Bellingham, Bukayo Saka, Phil Foden, Cole Palmer, hingga Declan Rice menjadi fondasi generasi emas yang dimiliki Inggris saat ini.
Dengan pengalaman mencapai semifinal Piala Dunia 2018 dan final Euro 2020 serta 2024, Inggris dinilai semakin matang untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Persaingan Diprediksi Lebih Ketat
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara. Format baru tersebut diyakini membuat persaingan semakin sengit karena lebih banyak tim memiliki kesempatan menciptakan kejutan.
Meski Brasil, Spanyol, Prancis, Argentina, dan Inggris dianggap sebagai favorit utama, negara-negara seperti Jerman, Portugal, Belanda, hingga tuan rumah Amerika Serikat tetap berpotensi mengganggu dominasi para unggulan.
Dengan kualitas pemain yang semakin merata, Piala Dunia 2026 berpeluang menjadi salah satu turnamen paling kompetitif dalam sejarah sepak bola.
Di akhirnya, Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi yang paling menarik dan kompetitif dalam sejarah sepak bola.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


