Fokus Semarang | Pertandingan persahabatan antara tim nasional Denmark dan Ukraina di Stadion Odense, Denmark, Minggu (7/6), terhenti karena seorang pemain Denmark, Christian Eriksen, kolaps pada babak kedua.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Insiden ini terjadi pada menit ke-65 ketika Denmark unggul 2-1 atas Ukraina. Eriksen, gelandang senior Denmark, tiba-tiba terjatuh di lapangan dan memegang bagian dadanya sebelum tergeletak dan pingsan.

Kejadian itu langsung memicu kepanikan di antara para pemain kedua tim, staf pelatih, petugas medis, hingga penonton yang memadati stadion. Tim medis segera memasuki lapangan untuk memberikan pertolongan kepada Eriksen.

Setelah mendapat penanganan cepat, Eriksen kembali sadar dan mampu berdiri. Ia kemudian meninggalkan lapangan dengan berjalan kaki, yang disambut tepuk tangan meriah para penonton.

Penyelenggara kemudian memutuskan untuk menghentikan pertandingan. Asosiasi Sepak Bola Denmark (DBU) segera memberikan kabar terbaru mengenai kondisi Eriksen melalui akun resmi mereka di X.

DBU mengatakan bahwa Eriksen dalam keadaan baik dan bisa berjalan sendiri keluar lapangan. Ia akan menjalani serangkaian pemeriksaan medis di rumah sakit untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.

Dokter tim nasional Denmark, Morten Boesen, mengatakan bahwa Eriksen baik-baik saja dan meminta untuk menyampaikan salam kepada semua pemain.

Insiden ini menimbulkan kepanikan di kalangan penggemar sepak bola di seluruh dunia. Banyak yang mengharapkan kabar baik mengenai kondisi Eriksen.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.