Fokus Semarang |
Pada hari Sabtu, 5 Juni 2023, Forum Sekar Bali melaksanakan ritual Mejaya-jaya di Pura Jagatnatha Karangasem, sebagai bagian dari upaya memperkuat solidaritas dan persaudaraan di kalangan warga Karangasem. Acara ini diselenggarakan oleh Ketua Umum Pengurus Forum Sekar, Dr. I Made Suniastha Amerta, yang menjelaskan bahwa prosesi Mejaya-jaya memiliki makna yang sangat mendalam dalam keyakinan Hindu Bali.
Suniastha Amerta menjelaskan bahwa setiap amanah tidak hanya dipertanggungjawabkan secara sekala, tetapi juga secara niskala. Oleh karena itu, sebelum melangkah menjalankan tugas organisasi, terlebih dahulu memohon tuntunan dan restu agar setiap pikiran, perkataan, dan tindakan yang dilakukan senantiasa berada pada jalan dharma.
Forum Sekar Bali didirikan pada tahun 2005 sebagai media untuk mempererat tali pasemetonan warga Karangasem di manapun berada dan mempertemukan berbagai gagasan, pengalaman, dan pengabdian dari para anggotanya. Dengan demikian, organisasi ini dapat menjadi wadah yang memperkuat persaudaraan, melahirkan pemikiran-pemikiran konstruktif, dan memberikan manfaat yang luas bagi warga Karangasem dan Bali.
Dalam kesempatan ini, Suniastha Amerta juga menyebutkan bahwa pemilihan Karangasem sebagai lokasi Mejaya-jaya ini bukanlah tanpa alasan. Karangasem merupakan tanah leluhur kita, yang kaya akan nilai sejarah, spiritualitas, dan kebudayaan. Dari wilayah inilah kita belajar bahwa kemajuan hanya akan bermakna apabila tetap berpijak pada akar tradisi dan nilai-nilai kearifan lokal.
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan hari ini mencerminkan nilai-nilai tersebut. Setelah prosesi Mejaya-jaya, diikuti dengan megibung di Puri Gede Karangasem, sebagai bagian dari upaya mengetahui, memahami, dan menghargai warisan sejarah yang telah membentuk identitas masyarakat Karangasem dan Bali.
Forum Sekar Bali berkomitmen untuk membangun organisasi yang semakin inklusif, profesional, dan berdampak. Organisasi yang mampu mempererat persaudaraan antaranggota, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta berkontribusi dalam pengembangan ekonomi, pendidikan, budaya, dan pelestarian lingkungan berlandaskan filosofi Tri Hita Karana.
Dengan solidaritas yang mempersatukan, empati yang menggerakkan, komitmen yang menguatkan, adaptasi yang memajukan, dan responsivitas yang melayani, Forum Sekar Bali hadir untuk berkarya, mengabdi, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Sebagaimana bunga Sekar yang mekar dan menyebarkan keharuman ke segala arah, semoga Forum Sekar Bali terus bertumbuh menjadi wadah yang memperkuat persaudaraan, melahirkan pemikiran-pemikiran konstruktif, dan memberikan manfaat yang luas bagi warga Karangasem dan Bali.
Pengukuhan Pengurus Forum Sekar periode 2025-2029 dilakukan Dewan Pembina yang sekaligus Manggala Puri Karangasem Anak Agung Bagus Partha Wijaya diselenggarakan di Puri Karangasem. Acara ini dihadiri oleh Asisten Dua mewakil Bupati Karangasem, Kesbangpol Karangasem, Bappeda Karangasem, dan Bandesa Madya MDA Kabupaten Karangasem.
Forum Sekar Bali hadir sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga warisan nilai-nilai luhur budaya Bali, tetapi juga mampu menjadi ruang pembelajaran, kolaborasi, inovasi, adaptasi, dan pemberdayaan bagi masyarakat. Dengan demikian, organisasi ini dapat menjadi wadah yang memperkuat persaudaraan, melahirkan pemikiran-pemikiran konstruktif, dan memberikan manfaat yang luas bagi warga Karangasem dan Bali.
Dalam kesempatan ini, Suniastha Amerta juga menyebutkan bahwa Forum Sekar Bali memiliki kekuatan yang konstruktif dan inovatif karena memadukan aspek kebersamaan, kemanusiaan, integritas, kemampuan menghadapi perubahan, dan kepekaan bertindak. Dengan solidaritas yang mempersatukan, empati yang menggerakkan, komitmen yang menguatkan, adaptasi yang memajukan, dan responsivitas yang melayani, Forum Sekar Bali hadir untuk berkarya, mengabdi, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Pada akhirnya, acara ini merupakan momentum yang tepat bagi Forum Sekar Bali untuk memperkuat pasemetonan, memperluas manfaat organisasi, dan meninggalkan warisan pengabdian yang dapat dirasakan oleh generasi berikutnya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


