Fokus Semarang | Suara Utama, Simpang Empat – Kelangkaan dua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM), Pertalite dan Solar, masih terus berlanjut di Banjar, Kalsel. Berdasarkan pantauan langsung wartawan, sejak sekitar pukul 10.00 Wita, Rabu (10/06/2026), sepanjang jalan Ahmad Yani, wilayah kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan sudah kosong.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa sejumlah SPBU di wilayah tersebut mengalami kekurangan BBM tersebut, termasuk di Astambul menuju arah Hulu Sungai. Banyaknya antrian dan kendaraan yang memenuhi halaman SPBU membuat situasi menjadi rumit.

Sementara itu, Direktur salah satu SPBU, PT. Borneo Anugerah Insanindo, Muhammad Mukhlis, mengatakan bahwa SPBU yang dipimpinnya tidak memiliki masalah dengan stok BBM. Namun, ia mengaku bahwa terjadi gangguan teknis yang membuat operasi semuanya harus dihentikan, sehingga stok BBM tidak dapat dijual.

Mukhlis juga menjelaskan bahwa pihak Pertamina telah mengatur jadwal dan suplai BBM sesuai kebutuhan di masing-masing SPBU. Ia juga menambahkan bahwa jatah yang dikirimkan pihak Pertamina telah dibatasi oleh kuota masing-masing SPBU, sehingga tidak dapat ditambah.

Informasi yang berhasil dihimpun juga menunjukkan bahwa Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) propinsi Kalsel telah menindaklanjuti aduan masyarakat tentang kekurangan BBM bersubsidi di wilayah Tapin.

Kelangkaan BBM Pertalite dan Solar ini tidak hanya berdampak pada masyarakat di Banjar, Kalsel, tetapi juga pada ekonomi dan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan suplai BBM dan penanganan yang lebih efektif untuk mengatasi masalah ini.

Kelangkaan BBM Pertalite dan Solar di Banjar, Kalsel, berlanjut karena berbagai faktor, termasuk gangguan teknis dan kekurangan stok BBM. Diperlukan peningkatan suplai BBM dan penanganan yang lebih efektif untuk mengatasi masalah ini.

Banyaknya antrian dan kendaraan yang memenuhi halaman SPBU membuat situasi menjadi rumit.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.