Fokus Semarang | Kendal, Joglo Jateng – Menteri Agama RI, Nazaruddin Umar, mengunjungi Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Kabupaten Kendal, yang dikenal sebagai salah satu pondok pesantren tertua di kota santri tersebut, Jumat (5/6) sore. Kunjungan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus mengenang peran besar pesantren dalam melahirkan ulama, tokoh bangsa, hingga pahlawan nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam kunjungannya, Nazaruddin Umar mengungkapkan kekagumannya terhadap keberlangsungan Pondok Pesantren APIK yang hingga kini tetap eksis menjaga tradisi keilmuan Islam di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, pesantren memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Ia menyebut pesantren di Kaliwungu telah menjadi bagian penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial, kemasyarakatan, dan perjuangan bangsa.

"Alhamdulillah pondok pesantren ini masih bertahan hingga sekarang bahkan semakin baik. Tradisinya bertahan, keilmuannya bertahan, berkahnya juga bertahan hingga sekarang," katanya.

Menag menilai keberadaan pesantren yang mampu mempertahankan tradisi dan sistem pendidikan selama puluhan hingga ratusan tahun merupakan kekuatan tersendiri bagi Indonesia. Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis pesantren telah terbukti menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama juga mengajak para kiai dan keluarga besar Pondok Pesantren APIK untuk terus mendoakan bangsa Indonesia. Ia berharap berbagai persoalan yang dihadapi negara dapat diselesaikan dengan baik sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus berjalan.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Muhammad Sholahuddin Humaidullah, menyambut baik kedatangan Menteri Agama. Ia mengaku bersyukur dan merasa senang karena pondok pesantren yang diasuhnya mendapat kunjungan langsung dari Menteri Agama.

"Kunjungan ini merupakan silaturahmi biasa, saling mendoakan dan saling menguatkan," ujarnya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.