Fokus Semarang | Kendal, Jawa Tengah – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal telah mempersiapkan 949 petugas sensus ekonomi untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di wilayahnya. Pelatihan petugas sensus ini merupakan tahap penting dalam memastikan kualitas pelaksanaan di lapangan. Petugas sensus yang terdiri dari 345 peserta dari total 949 petugas akan melakukan pendataan aktivitas ekonomi dan usaha di seluruh wilayah Kabupaten Kendal.
Kepala BPS Kabupaten Kendal, Ade Sandi Parwoto, menjelaskan bahwa pelatihan petugas sensus ini dibagi dalam tiga gelombang dengan total 36 kelas. Masing-masing gelombang terdiri atas 12 kelas yang dipusatkan dalam satu lokasi pelatihan guna menjaga keseragaman standar kompetensi dan kualitas pembelajaran.
"Sebanyak 949 petugas akan bertugas menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kendal," ujar Ade dalam keterangannya.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, juga hadir dalam pelatihan tersebut dan menegaskan pentingnya peran petugas sensus dalam menyediakan data ekonomi yang akurat dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
"Data ekonomi yang lengkap dan terpercaya sangat dibutuhkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan," ujar Dyah.
Pelatihan petugas sensus ini juga diikuti dengan penyerahan simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi petugas Sensus Ekonomi 2026. Seluruh petugas mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama masa tugas, mulai Senin (1/6/2026) hingga Senin (31/8/2026).
Hasil akhir pelatihan petugas sensus ini diharapkan dapat menyediakan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan di Kabupaten Kendal.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


