Fokus Semarang | Seorang wanita bernama Tiarma Br Purba lahir di Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, memiliki disabilitas tuli dan wicara bawaan. Ia berusia 37 tahun dan memiliki Kartu Keluarga sendiri. Tiarma memerlukan bantuan mulai dari akses komunikasi, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi agar dapat hidup lebih layak.
Kakak kandungnya, Luna Br Purba, beserta suaminya dan tokoh masyarakat Amon Tampubolon, telah mengunjungi kediaman Tiarma untuk menyerukan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Dairi. Menurut Luna, adiknya hanya pernah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa pada tahun 2022 dan belum mendapatkan bantuan rutin lainnya.
Kondisi ekonomi keluarga yang merawat Tiarma juga terbatas. Mereka hanya mengandalkan hasil dari kios sembako kecil-kecilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai anak-anak mereka sendiri. Tokoh masyarakat Amon Tampubolon menambahkan bahwa Tiarma tidak dapat melakukan pekerjaan apa pun karena keterbatasannya.
Keluarga dan tokoh masyarakat berharap Bupati Dairi Vickner Sinaga melalui dinas terkait dapat memberikan perhatian berupa bantuan sosial atau program pemberdayaan yang sesuai, agar masa depan Tiarma lebih terjamin dan tidak sepenuhnya bergantung pada keluarga yang juga memiliki keterbatasan ekonomi.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


