Fokus Semarang | Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menegaskan dominasinya sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia berdasarkan pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA) edisi Juni 2026. Menurut data yang dirilis SINTA, UIN Sunan Kalijaga menempati posisi pertama dengan capaian SINTA Score 3 Tahun sebesar 441.039 dan SINTA Score Overall mencapai 822.179.
UIN Sunan Kalijaga unggul cukup jauh dibandingkan PTKIN lainnya. Posisi kedua ditempati UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan SINTA Score 3 Tahun sebesar 393.185 dan SINTA Score Overall 748.222. Sementara peringkat ketiga diraih UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan skor 278.274 untuk tiga tahun terakhir dan 569.512 secara keseluruhan.
Dominasi UIN Sunan Kalijaga tidak hanya terlihat pada capaian publikasi ilmiah dalam tiga tahun terakhir, tetapi juga pada akumulasi kinerja riset dan sitasi secara keseluruhan. Selisih skor sekitar 12,2 persen dari peringkat kedua menunjukkan konsistensi kampus tersebut dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak dan mendapat pengakuan luas di kalangan akademik.
Berdasarkan data yang dihimpun, UIN Sunan Kalijaga juga didukung oleh kekuatan sumber daya manusia peneliti yang besar. Tercatat terdapat 834 penulis aktif yang tersebar di 78 departemen, menjadikan produktivitas riset kampus ini sebagai salah satu yang paling menonjol di lingkungan PTKIN nasional.
Sementara itu, persaingan di papan atas PTKIN nasional masih didominasi oleh tiga kampus besar, yakni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ketiga institusi tersebut menjadi motor utama publikasi ilmiah dan sitasi akademik di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
Keberhasilan kampus-kampus tersebut mencerminkan semakin kuatnya budaya riset, publikasi ilmiah, dan kolaborasi akademik di lingkungan PTKIN. Pemeringkatan SINTA sendiri menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur produktivitas penelitian, kualitas publikasi, serta dampak sitasi yang dihasilkan perguruan tinggi di Indonesia.
UIN Sunan Kalijaga juga menempati posisi pertama dalam daftar 10 besar PTKIN berdasarkan SINTA Score 3 Tahun edisi Juni 2026, diikuti oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sumatera Utara, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Alauddin Makassar, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Walisongo Semarang, IAIN Parepare, dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Hal ini menunjukkan bahwa UIN Sunan Kalijaga memiliki kekuatan yang cukup besar dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak dan mendapat pengakuan luas di kalangan akademik. Oleh karena itu, kampus ini patut dijadikan contoh bagi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri lainnya dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


