Fokus Semarang | REMbang, Joglo Jateng – Dukungan luar biasa dari komite sekolah dan orang tua mewarnai pelaksanaan pengumuman kelulusan siswa kelas IX SMP Negeri (SMPN) 5 Rembang. Dengan kekompakan itu, sekolah mampu menghadirkan prosesi kelulusan luring yang sederhana, namun penuh makna dan meninggalkan kesan mendalam bagi siswa maupun wali murid.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Di tengah tren pengumuman kelulusan secara daring, SMPN 5 Rembang menggelar secara luring dengan menghadirkan orang tua siswa ke sekolah. Keputusan tersebut mendapat dukungan penuh dari komite sekolah dan wali murid yang antusias menyukseskan acara.

Kepala SMPN 5 Rembang, Menik Mustikatun mengatakan, konsep kelulusan luring dipilih sebagai bentuk penghargaan kepada orang tua. Karena mereka telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada sekolah selama tiga tahun terakhir.

“Sebenarnya kami ingin mengembalikan dengan baik apa yang selama ini telah diberikan orang tua kepada sekolah. Ibaratnya kita menerima anak-anak mereka dengan baik, maka kita kembalikan juga dengan baik kepada orang tuanya,” ungkapnya.

“Pengumuman memang bisa dilakukan secara daring, tetapi kami ingin orang tua hadir dan merasakan langsung kebahagiaan anak-anak mereka. Jadi yang menerima informasi kelulusan pertama kali adalah orang tuanya,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, sekolah menyiapkan mekanisme pengumuman melalui akun masing-masing siswa yang dapat diakses oleh orang tua. Saat membuka akun tersebut, orang tua dapat langsung melihat status kelulusan putra-putrinya beserta Surat Keterangan Lulus (SKL).

Selain pengumuman resmi, sekolah juga menyiapkan sejumlah kejutan yang membuat suasana semakin meriah. Salah satunya adalah pembukaan banner besar bertuliskan ucapan selamat setelah seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan.

“Kami membuat kejutan sederhana. Setelah kegiatan selesai, banner dibuka dan bertuliskan ‘Selamat SMP Negeri 5 Rembang Lulus 100 Persen’. Itu menjadi kebanggaan bersama bagi siswa, orang tua, dan sekolah,” ungkapnya.

Keberhasilan penyelenggaraan acara tersebut tidak lepas dari peran aktif komite sekolah dan para wali murid. Dukungan yang diberikan bahkan terlihat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Antusiasme orang tua sangat luar biasa. Mereka mendukung penuh kegiatan ini. Bahkan beberapa kebutuhan kegiatan juga mendapat dukungan dari orang tua. Ini menunjukkan adanya kebersamaan yang sangat baik antara sekolah dan wali murid,” jelasnya.

Sementara itu, Waka Kurikulum SMPN 5 Rembang, Puji Dwi Asih menjelaskan, konsep kelulusan sengaja dibuat sederhana agar tidak memberatkan orang tua siswa. Para siswa diminta mengenakan pakaian batik tanpa kewajiban menggunakan kebaya maupun riasan khusus.

“Tidak ada kewajiban memakai kebaya ataupun make up. Semua sudah disepakati bersama komite sekolah dan orang tua karena kami ingin kegiatan ini sederhana tetapi tetap berkesan,” tambahnya.

Keputusan SMPN 5 Rembang untuk menggelar pengumuman kelulusan secara luring telah mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Mereka menganggap keputusan tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada orang tua yang telah mendukung sekolah selama tiga tahun terakhir.

“Kami sangat senang dengan keputusan SMPN 5 Rembang untuk menggelar pengumuman kelulusan secara luring. Ini menunjukkan bahwa sekolah peduli dengan kebutuhan dan kebahagiaan orang tua,” kata seorang wali murid.

Keberhasilan penyelenggaraan acara tersebut telah meninggalkan kesan mendalam bagi siswa dan orang tua. Mereka merasa dihargai dan dihormati oleh sekolah.

“Kami sangat berterima kasih kepada SMPN 5 Rembang yang telah menghadirkan kami dalam proses kelulusan. Ini adalah momen yang sangat spesial bagi kami,” kata seorang siswa.

Dengan keberhasilan penyelenggaraan acara tersebut, SMPN 5 Rembang telah menunjukkan bahwa mereka peduli dengan kebutuhan dan kebahagiaan orang tua. Mereka telah menghadirkan prosesi kelulusan luring yang sederhana, namun penuh makna dan meninggalkan kesan mendalam bagi siswa maupun wali murid.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.