Fokus Semarang | SEMARANG, Jatengnews.id – Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) DPD Provinsi Jawa Tengah, William Nugraha, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme broker properti serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan selama masa kepemimpinannya periode 2026–2029.
William mengatakan, sejumlah program strategis telah disiapkan untuk dijalankan di Jawa Tengah sebagai tindak lanjut dari program nasional AREBI yang akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
Salah satu program yang akan segera dijalankan adalah sertifikasi broker properti bagi seluruh pelaku usaha broker properti di Jawa Tengah. Kami ingin seluruh broker memiliki kompetensi yang terstandarisasi, lebih profesional, memiliki etika yang baik, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar William, Kamis (11/06/2026).
Selain itu, AREBI Jawa Tengah juga berupaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai peran dan manfaat broker properti profesional dalam proses transaksi jual beli maupun pemasaran aset properti.
Kami ingin masyarakat semakin memahami fungsi broker properti yang kompeten. Karena itu, kami akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perbankan, notaris, pengembang properti, hingga lembaga terkait lainnya agar kerja sama yang terjalin semakin kuat dan memberikan manfaat bagi semua pihak," katanya.
William menambahkan, peningkatan kesejahteraan anggota juga menjadi salah satu fokus utama kepengurusanannya. Ia berharap semakin banyak transaksi properti yang dapat tercipta melalui kolaborasi antaranggota maupun sinergi dengan pelaku industri lainnya.
Kami ingin menciptakan lebih banyak kolaborasi dan kerja sama di antara anggota. Dengan begitu proses transaksi bisa berlangsung lebih cepat, properti lebih cepat terjual, dan semuanya tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.
Dalam kepemimpinannya, William juga menargetkan peningkatan jumlah anggota AREBI di berbagai daerah di Jawa Tengah.
Ia mengapresiasi fondasi organisasi yang telah dibangun kepengurusan sebelumnya, termasuk berbagai program edukasi dan kegiatan yang berhasil menarik minat pelaku industri properti untuk bergabung.
Kami akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan baik sebelumnya. Tujuannya agar semakin banyak broker properti yang bergabung menjadi anggota AREBI dan semakin luas pula pemahaman masyarakat tentang pentingnya menggunakan jasa broker properti profesional," ujarnya.
Terkait target pemerintah dalam pembangunan dan penyediaan hunian, termasuk program tiga juta rumah, William menegaskan AREBI Jawa Tengah siap memberikan dukungan melalui berbagai bentuk sinergi dengan instansi dan pelaku industri terkait.
Kami mendukung program-program pemerintah di sektor perumahan. Dengan memperkuat kerja sama bersama BPN, perbankan, notaris, developer, dan berbagai asosiasi terkait, kami berharap dapat membantu mempercepat pemasaran dan penjualan rumah sehingga target program pemerintah dapat tercapai," katanya.
Melalui berbagai program tersebut, AREBI Jawa Tengah optimistis dapat memperkuat ekosistem industri properti yang sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan sektor perumahan di Jawa Tengah.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


