Fokus Semarang | Mangupura, Bali – Lomba Seksi Kewanitaan yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung telah memeriahkan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan seni budaya sekaligus meningkatkan kreativitas kaum perempuan di daerah tersebut.
Pembukaan lomba ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, didampingi oleh beberapa tokoh perempuan lainnya, termasuk Ketua WHDI Badung dan Ketua DWP Badung. Acara ini diadakan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6).
Ragam lomba yang digelar meliputi Lomba Busana Kerja Kantor Berbahan Kain Tenun Ikat (Endek), Lomba Busana Kerja Adat Berbahan Endek, Lomba Anyaman Janur, Lomba Membuat Gebogan, Lomba Membuat Daksina Payas, serta Lomba Membuat Kwangen.
Ny. Rasniathi Adi Arnawa menekankan bahwa ajang ini bukan semata-mata mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah strategis bagi perempuan untuk memperkuat kebersamaan dan mengasah potensi diri. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan motivasi diri para peserta, sekaligus menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan kolaborasi antar organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Badung.
Turut hadir dalam acara ini adalah jajaran Ketua Organisasi Wanita Kabupaten Badung, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Ikatan Adhyaksa Dharma Karini, Jalasenastri Lanal Denpasar, Forum PUSPA, ILDI, IWAPI, Tiara Kusuma, dan IBI, TP PKK Kecamatan se-Badung, para peserta, serta dewan juri.
Dalam kesimpulan, Lomba Seksi Kewanitaan yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung telah menjadi kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan bagi kaum perempuan di daerah tersebut. Kegiatan ini telah meningkatkan kreativitas dan kebudayaan masyarakat, serta memperkuat kebersamaan dan kolaborasi antar organisasi perempuan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


