Fokus Semarang | Di tengah gempuran modernisasi dan digitalisasi, sebuah aksi inspiratif pelestarian budaya lokal datang dari seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Siswi SD asal Kabupaten Gunungkidul ini berhasil mencuri perhatian publik secara luas lewat kemampuannya yang luar biasa dalam menulis aksara Jawa secara lancar dan sangat rapi.
Sosok berbakat tersebut adalah Nabila Sholihah, seorang siswi yang menempuh pendidikan di SD Negeri Hargosari, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul. Nabila mendadak viral di jagat maya setelah video singkat yang memperlihatkan jemarinya dengan luwes menggoreskan pena membentuk aksara Jawa diunggah melalui akun TikTok dengan nama pengguna @yunitaarumsari5.
Bukan sekadar menulis kalimat acak, dalam video tersebut Nabila ternyata tengah melakukan proses alih aksara. Ia menyalin lirik lagu berbahasa Jawa yang populer berjudul “Jalaraning Tresna” karya musisi Ilham Pradana ke dalam bentuk tulisan aksara Jawa lengkap.
Usut punya usut, kegiatan alih aksara yang dilakukan oleh Nabila ini bukan sekadar hobi pribadi, melainkan bagian dari proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolahnya, SD Negeri Hargosari. Metode pembelajaran seperti ini sengaja diterapkan oleh pihak sekolah dengan tujuan yang mulia, yakni untuk memperkenalkan kembali sekaligus melestarikan eksistensi warisan budaya aksara Jawa kepada para generasi muda sejak usia sedini mungkin.
Langkah edukatif ini mendapat respons positif yang masif dari publik. Banyak netizen yang sepakat bahwa pengenalan bahasa dan aksara daerah di bangku sekolah dasar sangat krusial agar kekayaan budaya asli Indonesia tidak punah ditelan zaman. Apa yang ditunjukkan oleh Nabila menjadi bukti nyata bahwa anak muda pun bisa tampil keren dengan tetap mencintai budayanya sendiri.
SD Negeri Hargosari yang telah menerapkan metode pembelajaran alih aksara ini patut diapresiasi. Dengan demikian, generasi muda masa depan dapat menikmati kekayaan budaya Indonesia dengan lebih mendalam.
Sebagai bentuk dukungan, masyarakat luas perlu terus mendukung dan mempromosikan pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa kekayaan budaya Indonesia tetap lestari dan terus berkembang.
Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa kekayaan budaya Indonesia tetap lestari dan terus berkembang.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

