Fokus Semarang | Biasa disapa Gemat, Nadya Syarifa kini mengambil langkah baru dalam kariernya dengan menekuni dunia akting secara lebih serius. Ia menjalani debut aktingnya sebagai Jenar dalam serial orisinal Netflix Night Shift for Cuties garapan Monica Vanesa Tedja.
Dalam proyek perdananya ini, Nadya langsung beradu akting dengan Shenina Cinnamon yang telah membintangi berbagai film dan serial. Shenina pun terkejut dengan kualitas akting yang ditunjukkan Nadya selama proses syuting.
Keputusan Nadya untuk langsung menerima tawaran skrip ini bukan tanpa alasan. Ia merasa memiliki ikatan emosional yang kuat dengan karakter Jenar, terutama mengenai perjuangan menghadapi stigma negatif dari lingkungan sekitarnya.
Shenina Cinnamon yang sudah malang melintang berakting di industri hiburan sangat terkesan saat melihat performa Nadya di lokasi syuting. Sebagai lawan main, Shenina menilai bahwa cara Nadya membawakan emosi dan penguasaan panggungnya terlihat sangat natural, jauh melampaui citra aktris yang baru saja memulai debutnya di dunia akting.
Sutradara Monica Vanesa Tedja menjelaskan bahwa inti cerita Night Shift for Cuties berpusat pada hubungan dua sahabat, Muti dan Jenar. Menurutnya, persahabatan perempuan memiliki banyak lapisan emosi yang kerap jarang ditampilkan secara jujur di layar.
Serial ini juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi perempuan, seperti ekspektasi dan standar yang sering kali membatasi mereka. Karena itu, kreator memilih menghadirkan girl group sebagai bagian penting dalam cerita.
Dengan demikian, Night Shift for Cuties menjadi sebuah kisah yang kompleks dan emosional, yang tak hanya mengangkat dunia K-Pop dan fangirling, tetapi juga dinamika persahabatan dan tantangan yang dihadapi perempuan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


