Fokus Semarang | Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., baru saja melantik 11 pejabat baru di lingkungan USK. Pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, dan mempercepat kinerja universitas. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan sejumlah arahan kepada pejabat baru tersebut sesuai dengan bidang tugasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pelantikan 11 pejabat baru USK ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas layanan universitas. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan sejumlah arahan kepada pejabat baru tersebut sesuai dengan bidang tugasnya. Rektor menekankan bahwa dosen tidak hanya bertanggung jawab atas prestasi akademik mahasiswa, tetapi juga harus memperkuat karakter, moral, dan etika mahasiswa.

Rektor USK juga mendorong LPPM untuk mengarahkan penelitian agar lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat, menghasilkan dampak nyata, serta memperkuat hilirisasi dan komersialisasi hasil riset. Ia juga menekankan pentingnya riset interdisipliner yang mampu melahirkan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan.

Di bidang riset, Rektor mendorong LPPM untuk mengarahkan penelitian agar lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat, menghasilkan dampak nyata, serta memperkuat hilirisasi dan komersialisasi hasil riset. Ia juga menekankan pentingnya riset interdisipliner yang mampu melahirkan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan.

Rektor juga menekankan pentingnya memperkuat tata kelola keuangan universitas. Ia meminta percepatan penyelesaian kepangkatan dosen sekaligus penguatan tata kelola keuangan melalui sistem pencatatan yang lebih efektif dan akuntabel.

Menutup sambutannya, Prof. Mirza mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah sekaligus bentuk pengabdian. Karena itu, seluruh pejabat diminta bekerja dengan integritas, kolaborasi, dan tanggung jawab demi kemajuan serta kebanggaan USK.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.