Fokus Semarang | Tapanuli Tengah, Polisi berhasil mengamankan seorang nelayan asal Batu Mundom, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) atas dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Pelaku, seorang pria berinisial AN (30), diduga melakukan aksi pencurian pada korban, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Sibuluan Raya, Kecamatan Pandan.
Pelaku kemudian memaksa korban masuk ke dalam kamar penginapan dan mengajaknya untuk melakukan hubungan badan. Korban menolak keras dan berteriak meminta tolong. Karena korban melawan, pelaku kemudian merampas ponsel milik korban secara paksa.
Korban yang merasa tertekan akhirnya berhasil meloloskan diri dan pulang ke rumahnya. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materi senilai Rp1.300.000 dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Tapteng.
Pelarian AN berakhir pada Kamis, 4 Juni 2026, setelah korban melihat keberadaan pelaku di daerah Pandan dan segera menghubungi Call Center 110. Mendapat informasi tersebut, piket fungsi bersama Tim Opsnal Satreskrim Polres Tapteng langsung bergerak ke lokasi.
Setelah melakukan penyisiran, tim opsnal berhasil mengamankan pelaku di wilayah Kota Sibolga. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu unit ponsel milik korban.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Tapanuli Tengah untuk menjalani proses pemeriksaan hukum lebih lanjut.
Kasus ini terungkap berdasarkan Pengaduan Masyarakat (Dumas) yang dilaporkan korban pada 13 Mei 2026 ke Polres Tapteng.
Polisi telah menjelaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan belum ada keputusan hukum yang final.
Kasus ini menunjukkan bahwa polisi telah berusaha untuk menangkap pelaku dan mencegah kejahatan lebih lanjut.
Jadi, kita harus selalu waspada dan melaporkan kejahatan kepada polisi jika kita mengetahuinya.
Kesimpulan, kasus ini menunjukkan bahwa polisi telah berusaha untuk menangkap pelaku dan mencegah kejahatan lebih lanjut.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


