Fokus Semarang | Jeneponto, Sulawesi Selatan – Sebuah kisah keadilan telah terjadi di Jeneponto, Sulawesi Selatan, setelah tim pegasus dari unit resmob polres Jeneponto berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan yang terjadi di sapanang Binamu pada Februari 2025 lalu.
Korban yang bernama Basse Daeng Ngintang, seorang ibu rumah tangga, meninggal setelah dijerat sarung bali pada leher oleh Wawan, seorang buruh bangunan yang sama-sama berdomisili di sapanang Binamu.
Satuan Reskrim polres Jeneponto bekerja sama dengan polresta Palu untuk melakukan penangkapan. Dalam operasi penangkapan tersebut, terduga pelaku berhasil di ringkus di BTN Fairuz, Sigi, Sulawesi Tengah.
“Kami baru tiba di Makassar, dan alhamdulillah terduga berhasil kita amankan,” kata Aiptu Abdul Rasyad, salah satu anggota tim pegasus yang terlibat dalam operasi penangkapan.
Saat penangkapan berlangsung, terduga pelaku terpaksa dihadiahi dengan timah panas setelah berusaha kabur.
Sekarang, terduga pelaku sedang di giring ke Mapolres Jeneponto untuk proses lebih lanjut.
Dengan penangkapan ini, keluarga korban dapat menemukan keadilan dan menutup kasus pembunuhan yang telah menghantui mereka selama ini.
Penangkapan ini juga menunjukkan kemampuan tim resmob polres Jeneponto dalam menangkap pelaku kejahatan.
Hasil penangkapan ini juga dapat dijadikan contoh bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melaporkan kejahatan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


