Fokus Semarang | Sragen, Jawa Tengah – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen dan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk kedua kalinya terkait kasus tewasnya seorang bocah perempuan berusia 11 tahun di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sabtu (6/6/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Polisi masih terus mendalami kasus yang diduga berkaitan dengan tindak perampokan disertai kekerasan tersebut.

Penyidik menghadirkan ibu korban, Dewi Sri Lestari, untuk memberikan keterangan sekaligus membantu merekonstruksi sejumlah peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Dalam proses olah TKP kedua, petugas gabungan dari Satreskrim Polres Sragen dan Ditreskrimum Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi kejadian serta mengumpulkan sejumlah petunjuk tambahan yang dinilai penting untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tragis tersebut.

Dewi Sri Lestari mengaku menemukan sejumlah kejanggalan saat pulang dari bekerja sebelum akhirnya mendapati putrinya telah meninggal dunia di dalam rumah.

“Saya menemukan ada kejanggalan atas meninggalnya anak saya,”ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan penyelidikan masih terus berlangsung.

Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk keluarga korban, guna mengungkap secara terang kasus yang menggemparkan warga tersebut.

Hingga kini aparat kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kejadian maupun menetapkan tersangka.

“Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,”kata Kapolres.

Sejumlah warga tampak memadati area sekitar rumah korban untuk menyaksikan proses olah TKP yang dilakukan petugas.

“Kami ingin memastikan seluruh fakta dan bukti yang ditemukan akan dianalisis secara mendalam untuk mengungkap kasus tersebut secepatnya,”pungkasnya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.