Fokus Semarang | Jakarta – Pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Sekolah Rakyat Tahun 2026 resmi dibuka. Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan sebanyak 3.053 formasi guru untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Program rekrutmen ini menjadi salah satu peluang besar bagi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang ingin berkarier sebagai tenaga pendidik melalui jalur ASN. Selain membuka ribuan formasi, pemerintah juga memberikan kesempatan bagi lulusan PPG yang belum mengajar maupun guru non-ASN yang sudah tercatat dalam sistem pendidikan nasional.

Bagi calon pelamar, memahami syarat, jadwal, hingga tahapan pendaftaran menjadi langkah penting agar tidak kehilangan peluang.

Pendaftaran berlangsung secara online melalui portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Seluruh pelamar wajib membuat akun dan mengunggah dokumen melalui sistem tersebut.

Link resmi pendaftaran adalah https://sscasn.bkn.go.id. Sementara informasi terbaru mengenai pengumuman dan ketentuan seleksi tersedia melalui laman https://kemensos.go.id.

Pelamar hanya mendapat kesempatan memilih satu formasi jabatan sehingga proses pemilihan wajib dilakukan secara cermat.

Kemensos menyediakan total 3.053 formasi untuk berbagai bidang mata pelajaran dan jenjang pendidikan. Formasi terbesar meliputi Guru Kelas SD sebanyak 561 formasi, Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi sebanyak 402 formasi, Guru Bahasa Inggris sebanyak 268 formasi, dan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan sebanyak 237 formasi.

Jumlah tersebut menunjukkan kebutuhan tenaga pendidik yang cukup besar, terutama untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Dengan kebutuhan tinggi pada bidang tertentu, peluang kelulusan bisa lebih besar bagi peserta yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan formasi.

Siapa saja yang bisa mendaftar PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026? Seleksi ini secara khusus menyasar lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kategori pelamar yang dapat mengikuti seleksi meliputi lulusan PPG Prajabatan atau PPG Calon Guru yang Belum Terdata di Dapodik dan Guru Non-ASN yang Sudah Terdaftar di Dapodik.

Bagi calon pelamar, berikut adalah syarat lengkap PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Minimal berusia 20 tahun
  • Maksimal 40 tahun saat penetapan bakal calon guru
  • Memiliki ijazah S1 atau D-IV/Sarjana Terapan
  • Memiliki sertifikat pendidik
  • IPK minimal 3,00
  • Tidak berstatus ASN, anggota TNI, maupun Polri
  • Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia
  • Bersedia tinggal di sekitar Sekolah Rakyat atau asrama jika diperlukan

Bagi calon pelamar, cara daftar PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 adalah sebagai berikut:

  1. Buat Akun SSCASN
  2. Masuk ke portal SSCASN lalu lakukan registrasi akun menggunakan data kependudukan.
  3. Login dan Lengkapi Biodata
  4. Pilih Formasi dan Lokasi Tes
  5. Upload Dokumen Persyaratan
  6. Periksa Kembali Data
  7. Cetak Bukti Pendaftaran

Jadwal lengkap seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 adalah sebagai berikut:

  1. Pengumuman seleksi: 3–15 Juni 2026
  2. Pendaftaran: 8–14 Juni 2026
  3. Seleksi administrasi: 8–16 Juni 2026
  4. Hasil administrasi: 17 Juni 2026
  5. Pelaksanaan CAT BKN: 26 Juni–5 Juli 2026
  6. Pengumuman kompetensi: 9 Juli 2026
  7. Seleksi tambahan: 13–19 Juli 2026
  8. Pengumuman akhir pasca sanggah: 27 Juli 2026
  9. Pengisian DRH dan pemberkasan: 28 Juli–11 Agustus 2026

Mengapa seleksi ini menarik bagi lulusan PPG? Program Sekolah Rakyat menjadi proyek pendidikan strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas.

Calon pelamar sebaiknya segera menyiapkan dokumen, memahami syarat, dan melakukan pendaftaran lebih awal agar tidak mengalami kendala teknis menjelang penutupan.

Karena kuota terbatas dan waktu pendaftaran singkat, persiapan sejak sekarang menjadi faktor penting untuk meningkatkan peluang lolos seleksi.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.