Fokus Semarang | Raisa, penyanyi populer Indonesia, baru saja mengungkapkan rasa duka yang mendalam setelah kepergian sang ibu, Ria Mariaty. Ia mengungkapkan bahwa kehilangan itu membuatnya merasa sangat sedih dan kehilangan arah. Raisa mengatakan bahwa ia merasa sangat beruntung karena masih bisa bersandar pada doa sang ayah yang selalu menyertainya.
Tidak hanya itu, Raisa juga mengungkapkan bahwa ia pernah berada di fase penolakan setelah kehilangan ibunya. Ia enggan menangis atau mengingat kesedihannya, tetapi akhirnya ia menyadari bahwa menghindar bukanlah sebuah solusi. Raisa akhirnya bisa menghadapi duka itu dan mulai menerima kenyataan bahwa ia adalah orang yang berduka dan akan selamanya berjalan dengan duka itu di dalam dirinya.
Raisa juga mengungkapkan bahwa duka merupakan sebuah ruang kosong yang ditinggalkan oleh sang ibu, tempat yang dahulu dipenuhi oleh kehadiran dan rasa cinta. Ia menuangkan seluruh perasaannya ke dalam lagu terbaru berjudul ‘Kuharap Duka Ini Selamanya’, yang kini dipersembahkan khusus untuk almarhumah ibunya.
Momen ini sekaligus menandai kali pertama Raisa menggelar konser tanpa kehadiran sang ibu di sisi panggung. Raisa mengungkapkan bahwa ia merasa sangat sedih dan kehilangan arah setelah kepergian ibunya, tetapi ia juga menyadari bahwa ia masih bisa bersandar pada doa sang ayah yang selalu menyertainya.
Ia juga mengungkapkan bahwa ia pernah berada di fase penolakan setelah kehilangan ibunya, tetapi akhirnya ia bisa menghadapi duka itu dan mulai menerima kenyataan bahwa ia adalah orang yang berduka dan akan selamanya berjalan dengan duka itu di dalam dirinya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


