Fokus Semarang | Washington: Misteri soal benda terbang tak dikenal atau UFO kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, sebuah dokumen lama yang dirilis oleh Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) mengungkap laporan dugaan aktivitas UFO yang disebut-sebut pernah terlihat melintas antara Moskow dan Budapest pada 1955.
Dokumen tersebut menjadi bagian dari gelombang terbaru arsip Fenomena Anomali Tak Teridentifikasi (UAP) yang dipublikasikan pemerintah Amerika Serikat. Meski belum ada bukti pasti terkait asal-usul objek tersebut, isi dokumen ini kembali memantik rasa penasaran para peneliti hingga penggemar teori UFO di seluruh dunia.
Berawal dari surat warga Budapest, informasi tersebut merupakan temuan RIA Novosti setelah mempelajari dokumen tersebut. Seorang warga negara AS keturunan Hongaria mengatakan kepada CIA pada November 1955 bahwa ia telah menerima surat dari keponakannya di Budapest.
Dalam surat dari keponakannya itu disebutkan tentang “piring terbang” yang telah membuat penduduk setempat tegang selama beberapa pekan. “Yang disebut piring terbang (roket) selama beberapa pekan membuat orang-orang dalam keadaan gugup. Benda-benda terbang yang sangat cepat ini membuat kelompok-kelompok ilmiah sangat sibuk,” demikian bunyi surat itu.
Suatu gambar dilampirkan pada surat tersebut, menunjukkan formasi dan jalur yang direncanakan dari objek-objek aneh tersebut, yang diduga bergerak antara Budapest dan Moskow. Namun, arah pergerakan yang tepat dari objek tersebut tidak ditunjukkan dalam gambar tersebut.
Sebelumnya pada 8 Mei, Departemen Perang AS mulai menerbitkan berkas-berkas UFO yang sebelumnya dijanjikan oleh Presiden Donald Trump untuk dirilis. Gelombang kedua dirilis pada 22 Mei. Departemen tersebut menyatakan bahwa dokumen-dokumen terkait UFO baru akan diterbitkan setiap beberapa pekan.
Saat ini, masyarakat masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pemerintah Amerika Serikat tentang asal-usul dan tujuan objek-objek aneh tersebut. Namun, satu hal pasti, misteri UFO terbang antara Moskow dan Budapest masih menjadi salah satu dari banyak misteri yang belum terpecahkan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


