Fokus Semarang | Di tengah fluktuasi nilai tukar dolar AS yang menantang ekonomi pada tahun 2026, PT Lintasarta tetap berkomitmen memperkuat infrastruktur digital nasional. Perusahaan menegaskan bahwa ekspansi akan dilakukan secara selektif dengan memprioritaskan kebutuhan riil pelanggan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Presiden Direktur & CEO Lintasarta, Armand Hermawan, menekankan pentingnya perhitungan matang dalam setiap langkah investasi. Perusahaan tidak akan memaksakan belanja modal besar jika tidak memberikan imbal hasil (return) yang jelas.

Lintasarta memastikan investasi tetap berjalan selama layanan tersebut menjadi kebutuhan utama industri. Hal ini mencakup pemenuhan tuntutan regulasi serta solusi teknologi yang memiliki dampak signifikan bagi operasional pelanggan.

Armand menjelaskan bahwa pelemahan kurs tidak serta merta membuat pelanggan menghentikan belanja teknologi. Banyak perusahaan tetap membutuhkan solusi krusial, seperti keamanan siber, guna menjaga keberlangsungan bisnis mereka.

Sebagai langkah antisipasi, Lintasarta lebih memilih melakukan penyesuaian cakupan proyek daripada menghentikan investasi sepenuhnya. Strategi ini memungkinkan pelanggan tetap mendapatkan manfaat teknologi dengan skala yang lebih terukur.

Lintasarta memperkuat posisinya melalui layanan unggulan bernama Intelligent Core. Solusi ini mengintegrasikan ekosistem digital untuk mendukung transformasi bisnis dan adopsi AI di Indonesia.

Teknologi ini mengandalkan empat kapabilitas utama atau yang dikenal dengan konsep 4C. Berikut adalah tabel perbandingan kapabilitas dalam ekosistem Intelligent Core:

Kapabilitas Fungsi Utama
Connectivity Menghadirkan infrastruktur jaringan yang andal.
Cloud Menyediakan penyimpanan data yang aman dan fleksibel.
Cybersecurity Memberikan perlindungan aset digital dari ancaman siber.
Collaboration-AI Mengoptimalkan operasional melalui kecerdasan buatan.

Lintasarta membuktikan bahwa tantangan ekonomi global tidak menghalangi inovasi digital. Dengan strategi investasi yang hati-hati dan berbasis kebutuhan, perusahaan terus menjadi mitra strategis bagi transformasi AI nasional di tahun 2026.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.