Fokus Semarang | Banyak pengguna Shopee tertarik memanfaatkan limit Shopee PayLater (SPayLater) untuk memenuhi kebutuhan dana dalam waktu cepat. Namun, beberapa orang mencari cara untuk mencairkan limit tersebut menjadi uang tunai. Meskipun SPayLater tidak memiliki fitur resmi untuk pencairan dana, beberapa metode tidak langsung dapat digunakan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Salah satu cara yang sering dilakukan adalah metode mandiri melalui toko sendiri. Cara ini melibatkan dua akun berbeda: akun pertama digunakan untuk membuat toko dan mengunggah produk dengan harga tertentu, sedangkan akun kedua melakukan pembelian menggunakan SPayLater. Setelah transaksi selesai dan dana masuk, hasil penjualan dapat dicairkan ke rekening atau saldo ShopeePay.

Metode ini biasanya tidak membutuhkan biaya tambahan, tetapi tetap memiliki risiko, terutama jika sistem mendeteksi aktivitas yang dianggap tidak wajar.

Alternatif lain adalah layanan gestun. Dengan cara ini, pengguna melakukan transaksi pembelian melalui penyedia jasa menggunakan SPayLater. Setelah pembayaran berhasil, pihak penyedia akan mengirimkan uang ke rekening atau dompet digital pengguna, biasanya dengan potongan tertentu. Metode ini tergolong cepat dan praktis, tetapi memiliki risiko cukup besar, seperti potensi penipuan hingga pembatasan akun. Biaya layanan biasanya berada di kisaran 3% sampai 8% dari total transaksi.

Pemilihan metode sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan serta kesiapan dalam menanggung risiko yang mungkin terjadi.

SPayLater tidak memiliki fitur resmi untuk dicairkan menjadi uang tunai karena memang dirancang sebagai layanan pembayaran cicilan di Shopee. Namun, ada beberapa cara tidak langsung yang sering digunakan, seperti metode mandiri melalui toko sendiri maupun jasa gestun, keduanya tetap memiliki risiko yang perlu diperhitungkan.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.