Fokus Semarang | Pemerintah terus melanjutkan proses penyaluran gaji ke-13 kepada aparatur negara di berbagai instansi pusat. Hingga 8 Juni 2026, realisasi pembayaran telah mencapai Rp15,2 triliun dan telah diterima oleh lebih dari 2,4 juta pegawai serta personel di lingkungan pemerintah pusat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pencairan tersebut mencakup berbagai kelompok aparatur negara, mulai dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), anggota Polri, prajurit TNI, hingga Pegawai Pemerintah Nonpegawai Negeri (PPNPN).

Program gaji ke-13 menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk membantu kebutuhan aparatur negara, terutama pada pertengahan tahun ketika kebutuhan pendidikan anak dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya meningkat.

Kementerian Keuangan memastikan proses pembayaran berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Seluruh kementerian dan lembaga juga disebut telah mengajukan pencairan gaji ke-13 bagi pegawainya.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro, mengungkapkan bahwa realisasi pembayaran telah mencapai triliunan rupiah.

“Realisasi pembayaran gaji ketiga belas yang telah dibayarkan sebesar Rp15,2 triliun untuk 2.400.920 pegawai/personel,” ujar Deni dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6).

PNS Menjadi Kelompok Penerima Terbesar

Data Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa PNS menjadi kelompok dengan nilai pembayaran terbesar dalam penyaluran gaji ke-13 tahun ini.

Hingga awal Juni 2026, pemerintah telah menyalurkan Rp8,53 triliun kepada 918.838 PNS. Sementara itu, pembayaran untuk PPPK mencapai Rp1,23 triliun yang diterima oleh 394.581 pegawai.

Di lingkungan Polri, gaji ke-13 yang telah dibayarkan mencapai Rp1,94 triliun untuk 488.252 personel dan pegawai. Sedangkan prajurit TNI menerima pembayaran sebesar Rp3,37 triliun yang diberikan kepada 584.402 personel.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan gaji ke-13 kepada PPNPN dengan total nilai Rp154,7 miliar untuk 14.827 pegawai.

Seluruh Kementerian dan Lembaga Sudah Menyelesaikan Pembayaran

Proses penyaluran di tingkat pemerintah pusat kini hampir sepenuhnya selesai. Kementerian Keuangan mencatat seluruh satuan kerja kementerian dan lembaga telah melaksanakan pembayaran kepada pegawai yang berhak menerima.

Sebanyak 8.969 satuan kerja atau 100 persen telah menyelesaikan pembayaran gaji ke-13. Di sisi lain, seluruh 98 kementerian dan lembaga juga telah mengajukan pencairan anggaran kepada pemerintah.

Capaian tersebut menunjukkan kesiapan instansi pemerintah dalam memastikan hak pegawai dapat diterima tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembayaran untuk Pensiunan Hampir Rampung

Selain aparatur yang masih aktif bekerja, pemerintah juga telah menyalurkan gaji ke-13 kepada para pensiunan.

Sampai 8 Juni 2026, realisasi pembayaran kepada pensiunan mencapai Rp12,24 triliun dan telah diterima oleh 3.745.172 orang atau sekitar 99,7 persen dari total penerima.

PT Taspen (Persero) menjadi penyalur terbesar dengan nilai pembayaran mencapai Rp10,8 triliun kepada 3.241.652 pensiunan atau sekitar 99,8 persen dari total penerima.

Sementara itu, PT Asabri telah menyalurkan Rp1,44 triliun kepada 503.520 pensiunan atau sekitar 98,9 persen dari total penerima.

Penyaluran Gaji ke-13 di Daerah Masih Berproses

Berbeda dengan pemerintah pusat yang hampir menyelesaikan seluruh pembayaran, pencairan gaji ke-13 di lingkungan pemerintah daerah masih berlangsung secara bertahap.

Data per 8 Juni 2026 menunjukkan realisasi pembayaran di daerah telah mencapai Rp3,85 triliun yang diterima oleh 772.857 pegawai.

Dari total 546 pemerintah daerah di Indonesia, baru 105 daerah yang telah menyalurkan gaji ke-13 kepada pegawainya. Jumlah tersebut setara sekitar 19,23 persen dari seluruh pemerintah daerah.

Kesimpulan

Penyaluran gaji ke-13 tahun 2026 terus berjalan dengan progres yang cukup signifikan.

Hingga 8 Juni 2026, pemerintah telah mencairkan Rp15,2 triliun kepada lebih dari 2,4 juta aparatur negara di lingkungan pemerintah pusat.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.