Fokus Semarang | Kendal, Jawa Tengah – Pengurus Kabupaten Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kendal mengadakan Coaching Clinic Panjat Tebing yang membahas Pengenalan Teknik Dasar untuk Calon Juara di Wisma Atlet Kompleks GOR Baru Kendal baru-baru ini. Kegiatan ini menampilkan pemegang rekor dunia panjat tebing nomor speed putri, Aries Susanti Rahayu, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Aries Susanti membagikan pengalaman selama berkarier sebagai atlet hingga berhasil meraih prestasi di tingkat dunia. Menurutnya, keberhasilan dalam olahraga panjat tebing tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga mental dan kedisiplinan dalam menjalani proses latihan.
"Lakukan, ikuti prosesnya, dan nikmati hasilnya. Ketika fokus kita sudah sepenuhnya tertumpu pada panjat tebing, tidak ada ruang untuk setengah-setengah," kata Aries Susanti.
Aries, yang juga pelatih di FPTI Kota Semarang, menilai perkembangan olahraga panjat tebing di Kabupaten Kendal menunjukkan tren positif. Meningkatnya minat generasi muda untuk menekuni cabang olahraga tersebut, termasuk dari kelompok usia dini, terlihat nyata.
Aries berharap kegiatan coaching clinic dapat menambah wawasan para atlet Kendal terkait teknik, metode latihan, dan pengalaman kompetisi, sehingga mampu meningkatkan prestasi di masa mendatang.
Aries Susanti sendiri dikenal sebagai atlet yang berhasil memecahkan rekor dunia nomor Women Speed pada ajang IFSC Climbing World Cup Xiamen 2019. Saat itu, ia mencatatkan waktu 6,995 detik dan meraih medali emas.
Kepala Disporapar Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, mengatakan, kehadiran Aries Susanti menjadi kesempatan bagi atlet daerah untuk mendapatkan motivasi sekaligus pengalaman langsung dari atlet berprestasi dunia.
"Panjat tebing Indonesia telah menunjukkan prestasi di tingkat dunia dan Aries menjadi salah satu atlet yang membuktikannya," ujarnya.
Jadi, jangan ragu untuk melanjutkan impianmu di dunia panjat tebing! Dengan dedikasi dan kerja keras, kamu juga bisa menjadi juara dunia seperti Aries Susanti Rahayu.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


