Fokus Semarang | Kabupaten Kendal kembali menorehkan prestasi di bidang perencanaan pembangunan. Pada ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Kendal berhasil meraih predikat Kabupaten Terbaik I dan berhak mewakili Jawa Tengah pada penilaian tingkat nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Kendal, Izzuddin Latif mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kendal.

"Berdasarkan hasil penilaian PPD Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Kendal berhasil meraih predikat Kabupaten Terbaik I. Selanjutnya Kendal bersama Kota Pekalongan akan menjadi wakil Jawa Tengah pada penilaian tingkat nasional," katanya, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: Prestasi Akademik dan Tahfiz Dongkrak PPDB SD IT Muhammadiyah Truko

Penghargaan Pembangunan Daerah merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas untuk mengevaluasi sekaligus mengapresiasi kinerja pembangunan pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Pada PPD Tahun 2026, tema yang diangkat adalah "Perencanaan dan Kinerja Pelaksanaan Prioritas Nasional di Daerah". Penilaian dilakukan terhadap tiga komponen utama, yakni kualitas dokumen perencanaan, kinerja pencapaian pembangunan, serta program unggulan daerah.

"Hasil penilaian tingkat provinsi telah disampaikan melalui surat Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah tertanggal 4 Juni 2026. Dari hasil tersebut, Kabupaten Kendal ditetapkan sebagai Kabupaten Terbaik I," jelasnya.

Baca Juga: DPRD Kendal Dorong Reaktivasi Stasiun Kaliwungu untuk Angkutan Penumpang

Setelah lolos di tingkat provinsi, Kabupaten Kendal akan mengikuti penilaian nasional tahap pertama berupa penilaian dokumen pada 4–22 Juni 2026. Selanjutnya akan dilaksanakan wawancara dan verifikasi pada 29 Juni hingga 13 Juli 2026, sebelum memasuki tahap presentasi dan pleno akhir pada 14 Juli 2026.

Izzuddin berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.