Fokus Semarang | Borneo FC akhirnya melepas aset besarnya sesuai kompetisi Super League 2025-2026 berakhir Mei lalu. Setelah melepas 14 pemain, enam di antaranya legiun asing, Borneo FC pada Rabu hari ini (10/6) mengumumkan melepas penyerang sayap Mariano Peralta. Kebersamaan pemain berkebangsaan Argentina yang memiliki market value Rp13,04 miliar berakhir setelah dua musim berseragam Borneo FC.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Dua musim yang berkesan dengan berbagai torehan apik sudah kau ciptakan dan setiap perjumpaan pada akhirnya akan ada perpisahan. Terima kasih atas dedikasi yang sudah diberikan untuk klub kebanggaan Samarinda dan Kaltim. Menyala!” tulis Borneo FC di akun media sosial klub.

Mariano Peralta menjadi aset berharga Borneo FC dalam dua musim terakhir. Direkrut dari klub CA Cerro pada 7 Agustus 2024, Mariano Peralta bermain dalam 69 pertandingan Borneo FC, mencetak 30 gol dan 28 assist. Musim lalu, Mariano Peralta bermain dalam 34 pertandingan Borneo FC, mencetak 20 gol dan 14 assist.

Borneo FC belum berhenti cuci gudang sesuai kompetisi Super League 2025-2026 berakhir Mei lalu. Setelah mengakhiri kerja samanya dengan pelatih Fabio Lefundes dan melepas 12 pemainnya kemarin (8/6), manajemen kembali melepas dua pemain, Selasa (9/6). Keduanya adalah penyerang sayap senior Muhammad Sihran dan gelandang tengah berkebangsaan Jepang, Kie Hirose.

Rumor kepindahan Mariano Peralta ke Persija Jakarta kembali mencuat setelah pengumuman perpisahan tersebut. Hingga saat ini, Macan Kemayoran memang belum mengumumkan secara resmi kedatangan pemain asal Argentina tersebut. Namun, sinyal kuat mengenai transfer Peralta sebenarnya sudah muncul saat Persija memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih baru pada Senin, 8 Juni 2026.

Borneo FC akhirnya melepas aset besarnya, termasuk penyerang sayap Mariano Peralta dan gelandang tengah Kie Hirose. Keduanya adalah pemain yang cukup lama berseragam Borneo FC, tetapi terpaksa dilepas karena manajemen bakal melakukan peremajaan pemain besar-besaran.

Keputusan tersebut semakin menguatkan spekulasi bahwa pemain berusia 27 tahun itu akan melanjutkan kariernya bersama Persija Jakarta untuk musim depan. Kabar perpisahan Peralta diumumkan langsung oleh Borneo FC melalui akun Instagram resmi klub.

Peralta bergabung dengan Borneo FC pada Agustus 2024 dan langsung menjadi salah satu pemain penting di lini serang. Pada musim Super League 2024/2025, ia tampil dalam 33 pertandingan dengan catatan sembilan gol dan 13 assist. Penampilannya semakin meningkat pada musim 2025/2026. Dalam 34 pertandingan liga, Peralta berhasil mencetak 20 gol dan menyumbang 14 assist, menjadikannya salah satu pemain paling produktif di Indonesia Super League.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.