Fokus Semarang | Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah bagi Haiti setelah menunggu selama 52 tahun sejak penampilan pertama mereka pada Piala Dunia 1974 di Jerman Barat. Status sebagai tim yang lama absen dari panggung terbesar sepak bola dunia tidak membuat Haiti kehilangan kepercayaan diri. Sebaliknya, mereka datang dengan motivasi besar untuk membuktikan bahwa keberhasilan lolos ke putaran final bukan sekadar kebetulan.
Pelatih Sebastien Migne membangun tim yang mengandalkan kecepatan, agresivitas, dan serangan balik mematikan. Di lini depan, Haiti memiliki sosok berbahaya dalam diri Duckens Nazon. Penyerang berusia 31 tahun itu merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Haiti dengan koleksi 44 gol.
Sementara itu, kapten sekaligus kiper senior Johny Placide akan menjadi sosok penting di bawah mistar gawang. Pengalaman pemain berusia 38 tahun tersebut diharapkan mampu menjaga ketenangan tim dalam pertandingan besar seperti Piala Dunia.
Di kubu lawan, Skotlandia datang dengan pengalaman yang jauh lebih banyak di pentas dunia. Piala Dunia 2026 menjadi penampilan kesembilan bagi Tartan Army sekaligus yang pertama sejak edisi 1998 di Prancis. Tim asuhan Steve Clarke dikenal memiliki organisasi permainan yang rapi, disiplin bertahan, dan kuat dalam duel-duel fisik.
Kekuatan terbesar Skotlandia berada di lini tengah yang dihuni sejumlah pemain berpengalaman seperti Scott McTominay, John McGinn, dan Lewis Ferguson. Di lini depan, Che Adams dan Lawrence Shankland diproyeksikan menjadi andalan untuk membongkar pertahanan Haiti.
Pertarungan kecepatan Haiti melawan disiplin Skotlandia diprediksi berlangsung sengit dan terbuka. Meski demikian, Skotlandia tetap memiliki keunggulan dalam hal pengalaman, organisasi permainan, dan kualitas individu di lini tengah. Kehadiran pemain-pemain yang rutin tampil di kompetisi elite Eropa membuat Tartan Army lebih siap menghadapi tekanan pertandingan besar.
Medcom.id meyakini Haiti kalah dengan skor 1-2 dalam pertandingan yang akan berlangsung Minggu (14/6) pukul 08.00 WIB di Stadion Gillette, Boston, Amerika Serikat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


