Fokus Semarang | Liputan4.com Sumatera Selatan – Baturaja, Kapolsek Baturaja Timur AKP Toni Zainuddin, SH., MM memimpin langsung pelayanan kegiatan Aksi Damai Ke-2 yang dilaksanakan masyarakat Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), di lingkungan PT Semen Baturaja, Rabu (10/6/2026).
Berkat pelayanan aksi damai yang humanis dan profesional, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga berakhirnya aksi.
Dalam pelaksanaan tugas pelayanan aksi damai tersebut, AKP Toni Zainuddin didampingi KBO Samapta IPTU Apris Siswanto, Kanit Intel Polsek Baturaja Timur IPTU Riki Kipli, serta Kanit Samapta IPTU Fahrudin bersama personel yang terlibat dalam Surat Perintah Pengamanan Nomor: SPRINT/538/VI/PAM 5.1.1/2026 tanggal 9 Juni 2026.
Sebelum kegiatan dimulai, Kapolsek Baturaja Timur memimpin apel kesiapan personel guna memastikan seluruh anggota memahami tugas dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai.
AKP Toni Zainuddin menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan profesional selama pelaksanaan pengamanan sehingga hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat tetap terjamin tanpa mengganggu ketertiban umum.
Aksi damai tersebut diikuti sekitar 15 orang warga Desa Pusar yang tergabung dalam masyarakat Ring 1 PT Semen Baturaja. Mereka menyampaikan aspirasi terkait perekrutan tenaga kerja lokal yang dinilai perlu dilakukan secara lebih transparan dan profesional.
Massa aksi yang dipimpin oleh Dedi Wijaya, Alfian, dan M. Umi membawa sejumlah alat peraga berupa banner, sound system, serta kendaraan roda dua sebagai sarana penyampaian aspirasi kepada pihak perusahaan.
Selama kegiatan berlangsung, personel yang terlibat melakukan pelayanan dan pengawalan secara terbuka serta mengedepankan komunikasi yang baik antara peserta aksi dan pihak perusahaan.
Sekitar pukul 10.15 WIB, pihak PT Semen Baturaja menerima perwakilan massa dan memberikan penjelasan terkait tuntutan yang disampaikan. Dialog berlangsung dengan tertib di bawah pengawasan aparat keamanan.
Pihak perusahaan menjelaskan bahwa saat ini belum terdapat kebutuhan penerimaan tenaga kerja baru, namun tetap membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memasukkan lamaran kerja sesuai prosedur yang berlaku.
Selain itu, manajemen PT Semen Baturaja menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap proses perekrutan tenaga kerja dan siap menindaklanjuti apabila ditemukan bukti adanya praktik KKN dalam proses tersebut.
Berkat pelayanan aksi damai yang dipimpin langsung Kapolsek Baturaja Timur, seluruh rangkaian aksi dapat berlangsung dengan aman tanpa adanya gangguan terhadap aktivitas operasional maupun akses transportasi perusahaan.
Sekitar pukul 15.20 WIB massa aksi membubarkan diri secara tertib. Meskipun demikian, stand yang didirikan massa tetap berada di lokasi sebagai bagian dari rangkaian aksi yang akan dilanjutkan hingga 12 Juni 2026 sesuai surat pemberitahuan yang telah disampaikan.
Hingga kegiatan berakhir, situasi kamtibmas di lokasi tetap dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali. Keberhasilan pengamanan tersebut menjadi bukti komitmen Polsek Baturaja Timur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres OKU.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


