Fokus Semarang | DEMAK, Jawa Tengah – Mahasiswa KKN Posko 13 UIN Walisongo Semarang menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan seksual bagi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Mijen pada Senin (8/6/2026). Kegiatan ini merupakan program kerja kolaboratif antara Divisi Pendidikan dan Keagamaan serta Divisi Kesehatan dan Lingkungan KKN Posko 13 UIN Walisongo.
Bertempat di aula SMP Negeri 2 Mijen, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.
Sosialisasi dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Melalui metode tersebut, siswa diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat maupun mengajukan pertanyaan terkait isu kekerasan seksual yang selama ini kerap dianggap sensitif untuk dibicarakan.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung. Untuk menciptakan suasana yang lebih menarik dan menyenangkan, mahasiswa KKN juga menghadirkan permainan edukatif bertajuk “Mitos atau Fakta”. Dalam permainan tersebut, siswa diajak membedakan berbagai informasi mengenai kekerasan seksual berdasarkan fakta yang benar.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta, tetapi juga membantu meluruskan berbagai kesalahpahaman yang masih sering ditemukan di masyarakat.
Di tengah-tengah kesadaran masyarakat yang meningkat terhadap isu kekerasan seksual, gerakan-gerakan seperti ini sangatlah penting. Dengan demikian, diharapkan generasi muda dapat lebih siap menghadapi dan menangani isu-isu sensitif seperti kekerasan seksual.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


