Fokus Semarang | Kebumen, 10 Juni 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Kebumen di tingkat nasional. Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto berhasil meraih Juara II Kompetisi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (KST PTKI) II pada kategori Lomba Pemetaan Tematik dengan Google My Maps.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Mereka adalah Naufal Abdi Valencia dan Sabrillah Raya Fadwa Adzin Zildani, dua pemuda yang sukses mengharumkan nama Kebumen melalui penelitian yang berfokus pada upaya perlindungan sumber daya air kawasan karst Goa Barat.

Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, Naufal dan Sabrillah mengangkat karya ilmiah berjudul “Pemetaan Kerentanan Airtanah Karst Berbasis Model COP sebagai Dasar Zonasi Perlindungan Sistem Sungai Bawah Tanah Goa Barat, Kebumen.”

Penelitian tersebut menyoroti pentingnya kawasan karst Goa Barat yang selama ini menjadi salah satu sumber air strategis bagi masyarakat Kebumen. Melalui pendekatan Model COP (Concentration of Flow, Overlying Layers, dan Precipitation), mereka memetakan tingkat kerentanan airtanah terhadap pencemaran sebagai dasar penyusunan zonasi perlindungan kawasan karst dan sistem sungai bawah tanah.

“Kami ingin mengangkat salah satu kekayaan alam Kebumen yang memiliki peran besar bagi kehidupan masyarakat. Harapannya, hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi berbagai pihak dalam upaya perlindungan sumber daya air dan kawasan karst yang ada,” ujar Naufal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah tangkapan air Goa Barat memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap pencemaran. Temuan tersebut menjadi informasi penting bagi pemerintah, akademisi, maupun masyarakat dalam merancang strategi konservasi dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Prestasi ini semakin istimewa karena keduanya tidak hanya aktif di bidang akademik, tetapi juga memiliki kiprah organisasi yang kuat. Naufal saat ini menjabat sebagai Ketua PAC IPNU Buayan dan dikenal sebagai atlet pencak silat berprestasi dari perguruan Tri Guna Sakti.

Sementara itu, Sabrillah aktif sebagai Ketua Komunitas Bank Sampah Lingkungan (BANKLI) UIN Saizu Purwokerto, yang bergerak dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa generasi muda Kebumen mampu bersaing di tingkat nasional melalui karya ilmiah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Kolaborasi antara kepemimpinan organisasi, kepedulian sosial, serta penguasaan ilmu pengetahuan yang ditunjukkan Naufal dan Sabrillah menjadi contoh bahwa riset dapat menjadi sarana untuk menghadirkan solusi bagi persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat.

Kepala SMK Ma’arif 5 Gombong, Mukhamad Ma’muri, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian alumninya tersebut.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Naufal bersama rekannya. Ini membuktikan bahwa lulusan SMK Ma’arif 5 Gombong mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.