Fokus Semarang | Upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pati telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kerja sama dengan Bulog. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program swasembada pangan nasional melalui penerapan teknologi pertanian yang inovatif dan ramah lingkungan.
Pada Rabu, 10 Juni 2026, di Desa Boloagung, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, digelar kegiatan ubinan padi menggunakan Mikroba PA63 WD05. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Staf Komando Distrik Militer (Kasdim) 0718/Pati, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Pemimpin Cabang (Pinca) Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang (Kancab) Pati, Kepala Dinas Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kabupaten Pati, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kayen, Kepala Desa (Kades) Boloagung, Komandan Rayon Militer (Danramil) 04/Kayen, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kayen, Kaoordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kayen, serta Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur.
Kepala Dispertan Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto, menyatakan bahwa terjadi peningkatan produktivitas pertanian padi dengan adanya perlakuan Mikroba PA63 WD05. Dengan Mikroba PA63 WD05 mampu meningkatkan kesuburan tanah, mendukung pertumbuhan tanaman, serta lebih ramah terhadap lingkungan.
“Perlakuan Mikroba PA63 WD05 terbukti meningkatkan produktivitas tanaman padi dibandingkan metode budi daya konvensional. Selain itu, panen raya ini juga menjadi sarana edukasi bagi para petani mengenai pemanfaatan teknologi pertanian berbasis mikroba yang dinilai mampu meningkatkan kesuburan tanah, mendukung pertumbuhan tanaman, serta lebih ramah terhadap lingkungan,” kata Ratri.
Metode budi daya konvensional masih banyak digunakan oleh petani di Pati, namun dengan adanya teknologi mikroba, produktivitas pertanian dapat meningkat secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa Pemda dan TNI bersinergi dengan Bulog dalam meningkatkan kualitas pertanian di Pati.
Penelitian tentang Mikroba PA63 WD05 telah dilakukan oleh para ilmuwan dan telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dengan demikian, Pemda dan TNI dapat melanjutkan kerja sama ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Pati.
Oleh karena itu, perlu adanya dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat di Pati untuk meningkatkan kualitas pertanian di daerah ini. Dengan demikian, produk pertanian dari Pati dapat bersaing di pasar nasional dan internasional.
Dengan kerja sama yang baik antara Pemda dan TNI, serta dukungan dari Bulog, diharapkan produktivitas pertanian di Pati dapat meningkat secara signifikan. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pati.
Terakhir, perlu diingat bahwa Pemda dan TNI bersinergi dengan Bulog untuk meningkatkan kualitas pertanian di Pati. Hal ini menunjukkan bahwa kerja sama antara pemerintah dan swasta dapat membawa hasil yang menggembirakan bagi masyarakat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


