Fokus Semarang | Di tengah dinamika ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan rasa aman finansial, PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) memperkenalkan produk Asuransi Jiwa FWD Income Prosperity di Kota Semarang.
Produk ini dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh perlindungan jiwa sekaligus manfaat tunai tahunan yang terencana guna mendukung stabilitas keuangan jangka panjang.
Peluncuran produk tersebut dinilai relevan dengan karakteristik masyarakat Jawa Tengah yang terus berkembang, terutama kalangan profesional muda, pelaku usaha, dan keluarga produktif.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Jawa Tengah menjadi salah satu dari tiga provinsi dengan penyerapan tenaga kerja ekonomi kreatif tertinggi di Indonesia, yang mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perencanaan keuangan yang lebih matang.
Kondisi tersebut juga sejalan dengan hasil FWD Consumer Outlook Survey yang dilakukan FWD Group bersama Ipsos. Survei tersebut mengungkapkan bahwa sebanyak 66 persen responden di Indonesia masih merasa stres, khawatir, atau sekadar bertahan secara finansial. Sementara hanya 34 persen yang mengaku merasa cukup percaya diri dan aman secara finansial.
Direktur Utama FWD Insurance, Jeffrey Woo, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan kini tidak lagi hanya sebatas mengantisipasi risiko, tetapi juga memberikan kepastian dalam perencanaan keuangan masa depan.
"Kami memahami bahwa di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini, banyak masyarakat ingin memiliki masa depan yang lebih tenang dan terarah. Karena itu, kebutuhan akan perlindungan tidak hanya soal berjaga-jaga terhadap risiko yang mungkin terjadi, tetapi juga menghadirkan manfaat tunai yang terstruktur serta kepastian dalam perencanaan keuangan," ujarnya.
Produk FWD Income Prosperity menggabungkan manfaat tunai tahunan dengan perlindungan jiwa. Dengan struktur manfaat yang jelas dan terencana, produk ini diharapkan dapat memberikan visibilitas yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan jangka panjang.
Kehadiran produk tersebut juga dinilai sejalan dengan perkembangan inklusi keuangan di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi keuangan meningkat menjadi 14,05 persen, dibandingkan 9,59 persen pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun akses masyarakat terhadap layanan keuangan semakin luas, pemahaman dan kebutuhan akan solusi keuangan yang terarah masih menjadi tantangan.
FWD Income Prosperity menawarkan sejumlah manfaat, antara lain manfaat tunai tahunan sebesar 14 persen atau 17 persen dari premi tahunan sesuai pilihan plan, manfaat akhir masa asuransi sebesar 108 persen dari total premi yang dibayarkan selama periode promosi hingga 31 Desember 2026, serta fasilitas guaranteed issue offer tanpa pemeriksaan kesehatan untuk uang pertanggungan hingga Rp2 miliar.
Selain itu, produk ini memberikan perlindungan jiwa hingga 130 persen dari total premi yang dibayarkan, termasuk manfaat tambahan jika meninggal dunia akibat kecelakaan. Nasabah juga mendapatkan manfaat pembebasan premi apabila mengalami cacat tetap total akibat kecelakaan maupun penyakit.
Untuk memperkuat layanan kepada masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, FWD Insurance juga telah memiliki kantor pemasaran yang berlokasi di Rukan Pemuda Mas Blok A No C-2, Jalan Pemuda No.150, Sekayu, Semarang Tengah, Kota Semarang.
Melalui kehadiran FWD Income Prosperity, FWD Insurance berharap dapat membantu masyarakat memperoleh perlindungan yang lebih komprehensif sekaligus mendukung perencanaan keuangan yang lebih terarah untuk masa depan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.


